Menu

Mode Gelap
Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan Dulu Hanya Makan Sekali Sehari, Kini Siswa SD Ini Bisa Makan Dua Kali Berkat Program MBG Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

Pemerintahan · 9 Jun 2024 08:51 WIB

Tanggul Sungai Mujur Diresmikan, Pj Bupati Lumajang Sebut Beban Warga Terdampak Kini Berkurang


					DIRESMIKAN: Proses peresmian tanggul Sungai Mujur dan Jembatan Mujur II Kelopo Sawit di Desa Kloposawit, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Sabtu (8/6/24) siang.  (foto: Asmadi). Perbesar

DIRESMIKAN: Proses peresmian tanggul Sungai Mujur dan Jembatan Mujur II Kelopo Sawit di Desa Kloposawit, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Sabtu (8/6/24) siang. (foto: Asmadi).

Lumajang,- Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, meresmikan tanggul Sungai Mujur dan Jembatan Mujur II Kelopo Sawit di Desa Kloposawit, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Sabtu (8/6/2024).

Pj Gubernur Adhy menyebut tanggul Sungai Mujur yang jebol memang harus segera ditangani. Jika tidak segera ditangani, maka akan berdampak buruk bagi masyarakat sekitar.

“Tanggul Sungai Mujur ini dibangun di dua titik lokasi dan satu upaya normalisasi,” kata Adhy kepada wartawan.

Titik pertama, katanya, panjang tanggul 225 meter, tinggi 7.5 meter dan krib sepanjang 30 meter dengan tinggi 4.5 meter.

Lalu titik kedua, tanggul sepanjang 62 meter dengan tinggi 2 meter dan normalisasi sepanjang 362 meter dengan volume 3.169 meter kubik.

“Mudah-mudahan dengan dibuatkan tanggul yang lebih dari yang semula tingginya, itu bisa memberikan perlindungan yang maksimal kepada masyarakat,” harapnya.

Pj Bupati Lumajang Indah Wahyuni berterima kasih kepada Pj Gubernur Jatim, yang telah membantu memperbaiki sejumlah jembatan dan tanggul di Daerah Aliran Sungai (DAS) Semeru, dengan anggaran hingga Rp52 miliar.

“Terimakasih saya sampaikan kepada Pj Gubernur Jatim yang sudah membantu kami. Trimakasih juga kepada Dinas PU Provinsi Jatim yang sudah meringankan beban masyarakat Lumajang, utamanya yang terdampak banjir lahar Gunung Semeru,” katanya.

Dengan bantuan ini, imbuh wanita berhijab yang karib dipanggil Yuyun itu, sudah cukup meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir beberapa waktu lalu.

“Beberapa bronjong sudah dibuat di DAS Semeru, satu bronjong dan jembatan di Desa Kloposawit sudah selesai dibangun. Tentu masyarakat senang, sebab jembatan Kloposawit merupakan akses prekonomian utama,” ungkap dia.

Diketahui, banjir lahar hujan Gunung Semeru yang terjadi 18 April 2024 lalu, merendam 7 desa dan 3 kelurahan di 5 kecamatan dengan ketinggian air mencapai 15-20 cm. Selain itu, 7 6 jembatan porak-poranda serta puluhan hektare lahan pertanian rusak. (*)

 

 

 

Editor: Mohamad S

Publisher: Moch. Rochim

Artikel ini telah dibaca 75 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan

29 Agustus 2025 - 20:51 WIB

Dongkrak Produksi Pangan, Pemkab Jember Siapkan Pembangunan Irigasi Seluas 78 Hektare

29 Agustus 2025 - 13:52 WIB

Tiga Nama Muncul sebagai Calon PJ Sekda Kota Probolinggo, Siapa Saja?

28 Agustus 2025 - 21:06 WIB

BP Haji Bertransformasi jadi Kementerian, Kemenag Jember Sebut Minim Informasi

28 Agustus 2025 - 20:40 WIB

Demi Jalan Tembus GOR A. Yani, Pemkot dan Pemkab Probolinggo Sepakat Pinjam Pakai Aset

27 Agustus 2025 - 18:48 WIB

Pemkot Probolinggo Usulkan 1.877 Honorer jadi PPPK Paruh Waktu, Tunggu Restu Kemenpan RB

27 Agustus 2025 - 14:34 WIB

Bunda Indah Ingatkan ASN Lumajang untuk Adaptif Hadapi Era Digital

26 Agustus 2025 - 16:51 WIB

Polemik Alihfungsi Gedung Kesenian, Wali Kota Probolinggo Terbuka Dialog dengan Pelaku Seni

26 Agustus 2025 - 07:44 WIB

LSM Diduga Peras Kades di Lumajang, Bupati Tidak Akan Ditoleransi

25 Agustus 2025 - 17:53 WIB

Trending di Pemerintahan