SOSOK IDAMAN: Pengasuh PP. Zainul Hasan Genggong, Gus Haris (depan, tengah) saat diwawancarai wartawan, beberapa waktu lalu. (foto: dokumen).

Ternyata, ini Alasan Warga Kab. Probolinggo Pilih Gus Haris sebagai Calon Bupati Impian

Jakarta-, Peneliti senior LSI Denny JA, Ardian Sopa menyampaikan bahwa tingginya elektabilitas kandidat bakal calon bupati sangat dipengaruhi oleh keinginan masyarakat Probolinggo.

“Dalam survei juga terungkap bahwa masyarakat Probolinggo menginginkan figur pemimpin dengan latar belakang keagamaan yang kuat, jujur, dan berkeyakinan mampu membawa perubahan bagi Probolinggo,” jelas Sopa, Senin (8/4/24).

Sementara, Kepala Wilayah LSI Denny JA Jatim Bali Imam Fauzi Surahmat mengatakan, Kabupaten Probolinggo cukup unik. Masyarakatnya memiliki harapan besar pada pemimpin baru yang klir dari kasus-kasus korupsi.

“Warga Probolinggo seperti trauma dengan kasus korupsi yang menjerat bupati mereka sebelumnya. Jadi wajar warga ingin sosok baru yang bisa membawa perubahan besar bagi Probolinggo,” ujar Fauzi.

Jika melihat trend kenaikan elektabilitas Gus Haris dari dua periode survei LSI memang sangat signifikan.

Kenaikan yang mencapai angka tertinggi 61,8% dalam simulasi head to head menunjukan bahwa elektabilitas Gus Haris sangat dominan dan relatif cukup sulit untuk dikejar oleh kandidat yang lain.

Dengan metodologi multistage random sampling, survei yang berlangsung 25 Maret hingga 4 April 2024 ini melibatkan 440 individu sebagai responden dengan tingkat kepercayaan sebesar 95%.

Hasilnya, menunjukkan bahwa Gus Haris berada di posisi teratas elektabilitas dengan selisih di atas 40%-45% dari para kandidat bacabup lainnya.

Tentu hasil survei ini adalah sinyal bahwa pilkada Probolinggo 2024 adalah memang milik Gus Haris seutuhnya.

Sekedar diketahui, Kabupaten Probolinggo mendapat goncangan kasus korupsi setelah Bupati Puput Tantriana Sari dan suaminya, Hasan Aminudin (eks bupati Probolinggo), terkena OTT KPK terkait kasus jual beli jabatan dan korupsi lainnya.

Keduanya sedang menjalani hukuman dan menghadapi kasus terbarunya di KPK, yakni kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Baca Juga  Sandiaga Uno Minta Pemerintah Hemat Soal IMF-World Bank

Di samping analisis elektabilitas, survei LSI Denny JA juga mengeksplorasi isu-isu kritis yang dihadapi oleh Kabupaten Probolinggo. Mulai dari pembangunan ekonomi, infrastruktur, hingga kesehatan.

Responden survei secara konsisten menyatakan keinginan untuk perbaikan di berbagai sektor ini, menekankan pentingnya visi dan kemampuan eksekusi dalam kepemimpinan baru. (*)

 

Editor: Mohammad S

Publisher: Moch. Rochim

Baca Juga

Ingin Sejahterakan Masyarakat, Sigit Kembalikan Formulir Balon Wakil Walikota ke DPC PDI Perjuangan

Probolinggo,- Salah satu bakal calon wakil walikota, Sigit Adi Perdana yang juga pengusaha muda pada …