Menu

Mode Gelap
Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan Dulu Hanya Makan Sekali Sehari, Kini Siswa SD Ini Bisa Makan Dua Kali Berkat Program MBG Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

Hukum & Kriminal · 13 Feb 2024 17:31 WIB

Duh! Wisatawan Prancis Alami Percobaan Pelecehan saat Kamping di Bromo


					EKSOTIS: Kawasan Bromo tak hanya memiliki pemandangan indah, namun juga menjadi destinasi yang nyaman untuk berkemah. (foto: dok). Perbesar

EKSOTIS: Kawasan Bromo tak hanya memiliki pemandangan indah, namun juga menjadi destinasi yang nyaman untuk berkemah. (foto: dok).

Probolinggo,- Viral di media sosial, seorang wisatawan mancanegara hampir menjadi korban pelecahan saat berkemah di kawasan Seruni Point Bromo, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Dugaan percobaan pelecehan seksual yang terjadi Jum’at (5/1/24) tersebut diketahui lewat unggahan instagram pribadi turis mancanegara itu, dengan nama akun @adventurewcam.

Dalam video berdurasi 14 detik yang diposting sepekan kemudian, Jum’at (12/01/24), si turis menceritakan kronologis yang ia alami melalui narasi singkat.

Saat itu, ia hendak menuju ke Bukit King Kong yang diantarkan oleh pria dengan menggunakan motor.

Setelah ditunjukkan lokasi, wisatawan asal Prancis tersebut mendirikan tenda. Mengetahui sang turis belum makan, pria tersebut berinisiatif membawakan makanan kemudian mengajak turis tersebut ngobrol.

“Aku tidak terlalu nyaman dengan itu tapi terima karena dia begitu baik kepadaku (gadis bodoh, ya aku tahu). Sebelumnya, aku bilang padanya bahwa aku akan tidur sendirian malam ini,” ujar Cam.

Kemudian, turis meminta pria tersebut untuk meninggalkannya karena akan beristirahat. Karena menolak, turis tersebut akhirnya marah, hingga akhirnya pria tersebut keluar dari tenda namun tidak meninggalkan tenda turis tersebut.

Namun suasana bertambah buruk, pria tersebut meminta cium selama satu menit sampai beberapa kali.

Kemudian pria tersebut meminta uang Rp 100 ribu atau Rp 50 ribu agar pria tersebut akan pergi dari lokasi kamping.

“Sekarang saya sudah mulai mengemasi tas lalu pergi dari lokasi tersebut menuju homestay. Sesampai di homestay saya mengatakan, sedang diikuti oleh seseorang. Di situlah orang-orang baik datang untuk menjaga saya dan memanggil para pemimpin desa,” ujar dia.

Sontak video unggahan itu dalam sekejap mendapat 300.000 like serta 8.089 komentar, serta 20,7 juta kali di tonton. Bahkan komentar yang dituliskan di kolom komentar beragam, berisi pro dan kontra. (*)

 

 

Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: Moch. Rochim

Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

29 Agustus 2025 - 17:30 WIB

Modus Jual Beli Mobil Berkedok Kredit, Guru di Lumajang Terjebak Skema Tipu Daya Teman Sendiri

29 Agustus 2025 - 15:54 WIB

Tiga Truk Kayu Lolos dari Hutan, Ilegal Logging Diduga Sudah Berulang

29 Agustus 2025 - 08:48 WIB

Janji Bebaskan Tahanan, Tiga Preman Ngaku Polisi Ditangkap

28 Agustus 2025 - 15:39 WIB

Polisi Bongkar Peredaran Uang Palsu di Jember, Dua Orang Ditahan

27 Agustus 2025 - 20:57 WIB

Tragis! Dua Nelayan di Jember Tenggelamkan Kerabat ke Sungai Hingga Tewas

27 Agustus 2025 - 18:15 WIB

Satu Terpidana Penanaman Ganja di Lumajang Dipindahkan ke Lapas Kelas l Surabaya

27 Agustus 2025 - 16:01 WIB

Berkedok COD-an, Maling Motor asal Kuripan Bonyok Dihajar Warga

27 Agustus 2025 - 04:32 WIB

Hilang Sejak Maret, Motor Warga Bojonegoro yang Dipinjam Anak Punk Kini Kembali

26 Agustus 2025 - 19:07 WIB

Trending di Hukum & Kriminal