Menu

Mode Gelap
Gerakan Solidaritas untuk Affan Kurniawan, Penegakan Keadilan hingga Salat Ghaib Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan Dulu Hanya Makan Sekali Sehari, Kini Siswa SD Ini Bisa Makan Dua Kali Berkat Program MBG

Nasional · 18 Apr 2023 16:18 WIB

Warning! Ada 9 Titik Rawan Kecelakaan di Pasuruan, Pemudik Harus Waspada


					RAWAN LAKA: Anggota Satlantas Polres Pasuruan berjaga-jaga di jalur rawan laka. (foto: dok) Perbesar

RAWAN LAKA: Anggota Satlantas Polres Pasuruan berjaga-jaga di jalur rawan laka. (foto: dok)

Pasuruan,- Para pemudik yang akan melintasi wilayah Kabupaten dan Kota Pasuruan, Jawa Timur harus berhati-hati dan mewaspadai sejumlah titik rawan kecelakaan. Ada sebanyak 9 titik jalur blackspot rawan lakalantas yang perlu diwaspadai para pengguna jalan.

Satlantas Polres Pasuruan memetakan 5 titik jalur tengkorak di wilayah Kabupaten Pasuruan. Dua titik blackspot berada di Jalur Surabaya-Malang yakni di KM 37-38, Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol serta KM 41-43, Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol.

Sementara tiga titik lain berada di jalur Surabaya-Banyuwangi, tepatnya KM 34-35, Desa Gempol, Kecamatan Gempol, KM 36-37, Desa Legok, Kecamatan Gempol, dan KM 39-40, Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji.

Kasat Lantas Polres Pasuruan, AKP Yudhi Anugrah Putra meminta para pemudik untuk waspada ketika melewati lima titik rawa laka di wilayah Polres Pasuruan.

Menurutnya, selama periode Januari hingga Maret 2023, tercatat ada 34 kejadian kecelakaan di lima titik jalur blackspot Kabupaten Pasuruan.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan 14 nyawa pengguna jalan melayang. Selain itu, 32 pengendara mengalami luka-luka dalam insiden kecelakaan.

“Kecelakaan paling banyak terjadi di jalur Surabaya-Banyuwangi di Cangkringmalang, Beji, totalnya 12 kejadian,” ujar Yudhi, Selasa (18/3/34).

Sementara itu, menurut Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Iptu Merdhania Pravita Shanty, di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota, titik-titik blackspot tersebar di sepanjang jalur Pantura Pasuruan-Banyuwangi dan Pasuruan-Surabaya.

Di jalur Pantura Pasuruan-Banyuwangi ada tiga titik rawan laka. Pertama di jalan raya Desa Sedarum, Kecamatan Nguling, lalu di sepanjang jalur Embong Miring, Kecamatan Grati, dan jalan raya di depan Jembatan Timbang, Kecamatan Rejoso.

Sementara di jalur pantura Pasuruan-Surabaya ada satu titik rawan laka yakni di sepanjang jalan raya Tambakrejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.

“Ada empat titik blackspot di jalur pantura Pasuruan yang harus diwaspadai. Pemudik harus mewaspadai titik rawan laka tersebut, karena kondisi jalan bergelombang, arus kendaraan cenderung dengan kecepatan tinggi, dan beberapa titik lampu PJU (Penerangan Jalan Umum, red) kurang maksimal,” jelasnya. (*) 

 

 

Editor: Mohamad S

Publisher: Zainullah FT

Artikel ini telah dibaca 53 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Tingkatkan Kompetensi, 31 Pejabat Pemkab Probolinggo Ikuti Assesment di Surabaya

28 Agustus 2025 - 10:14 WIB

Demo 25 Agustus di Depan DPR, Massa Mulai Bentrok dengan Aparat

25 Agustus 2025 - 16:51 WIB

Jadi Tersangka Pemerasan, Presiden Prabowo Pecat Immanuel Ebenezer dari Wamenaker

23 Agustus 2025 - 10:53 WIB

1.000 Ton Gula Lumajang Diserap Pemerintah Pusat Selama Satu Hingga Dua Hari

22 Agustus 2025 - 18:30 WIB

Kertas dari Pelepah Pisang di Lumajang Tembus Pasar Jakarta

18 Agustus 2025 - 09:12 WIB

Bandara Notohadinegoro Kembali beroperasi, Tiket Jember–Jakarta Hanya Rp1,3 Jutaan

17 Agustus 2025 - 21:09 WIB

Perdana, Presiden Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka

17 Agustus 2025 - 19:01 WIB

Hadiah Kemerdekaan ke-80 RI, Warga Jember Kini Bisa Terbang Langsung ke Jakarta

17 Agustus 2025 - 17:31 WIB

Marsda Fajar Adriyanto Dimakamkan di Probolinggo

4 Agustus 2025 - 16:20 WIB

Trending di Nasional