PEDULI: Anggota Komisi X DPR-RI, Mohammad Haerul Amri. (foto: dok pribadi M. Haerul Amri).

Tragedi Kanjuruhan Belum Tuntas, Legislator Nasdem Bakal Berikan Beasiswa bagi Keluarga Korban

Jakarta,- Tragedi Kanjuruhan yang terjadi 1 Oktober 2022 lalu, menyisakan duka mendalam. Insiden yang menewaskan 133 orang itu, membuat sejumlah anak kehilangan kerabat bahkan jadi yatim piatu lantaran orang tuanya meninggal.

Fakta itu membuat anggota Komisi X DPR-RI, Mohammad Haerul Amri terenyuh. Demi meringankan beban keluarga korban, ia bertekad untuk memberikan bantuan berupa beasiswa kepada anak yatim dan keluarga miskin yang menjadi korban Tragedi Kanjuruhan.

“Sebagai wujud rasa kemanusiaan, saya memberikan beasiswa sebanyak 500 orang, termasuk untuk SD, SMP, SMA hingga mahasiswa yang kuliah,” kata Haerul Amri usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi X DPR-RI dengan keluarga korban tragedi Kanjuruhan di Jakarta, Rabu (18/1/2023).

Gus Aam, sapaan akrabnya menjelaskan, Komisi X DPR-RI memang memiliki beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) yang diperuntukkan bagi siswa SD hingga SMA dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk mahasiswa yang kuliah.

“Jadi nanti kita beri keluarga korban, baik yatim maupun yang benar-benar tidak mampu. Namun untuk kalangan mahasiswa sementara ini, kita baru bisa beri 10 orang, karena memang kuotanya terbatas,” tutur politisi Partai Nasdem ini.

Terkait persoalan lain yang harus diselesaikan pasca tragedi kemanusiaan itu, legislator dari Dapil Jatim II (Probolinggo – Pasuruan) ini mendorong agar Pimpinan Komisi X DPR-RI segera melakukan koordinasi lintas komisi.

“Karena memang kewenangan Komisi X DPR-RI terbatas, itu masalah kasus hukumnya bisa koordinasi dengan Komisi III DPR-RI, sementara soal BPJS korban bisa bersinergi dengan Komisi X DPR-RI,” ia menambahkan.

Selain itu, imbuh Sekjen Garda Pemuda Nasdem ini, pihaknya mendukung penuh adanya gerakan dari keluarga korban yang akan mengadukan kejadian tersebut kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui surat terbuka.

Baca Juga  Hadapi Pilkades-Pilkada, Polresta Sidoarjo Bentuk 2 Dua Timsus

“Saya berharap, Presiden Jokowi akan bersikap dan memberi respons atas penanganan kasus Tragedi Kanjuruhan saat ini,” pungkas politisi muda yang dikenal ramah ini. (*)

 

Editor: Mohamad S
Publisher: A. Zainullah FT

Baca Juga

Pernikahan Dini di Lumajang Tertinggi Kelima di Jawa Timur

Lumajang,- Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Lumajang mencatat jumlah pernikahan dini atau dispensasi nikah selama Tahun …