Menu

Mode Gelap
Mahasiswa Jember Turun Jalan, Desak Presiden Prabowo Copot Kapolri Berawal dari Bakar Sampah, Warung di Kota Probolinggo Ludes Terbakar Begal Bersenjata Celurit Gasak Motor di Winongan Pasuruan Kabar Gembira! Probolinggo Segera Buka Rute Pelayaran Langsung ke Lombok Gerakan Solidaritas untuk Affan Kurniawan, Penegakan Keadilan hingga Salat Ghaib Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan

Kesehatan · 5 Agu 2021 21:51 WIB

Dipercaya Tingkatkan Imunitas Tubuh, Susu Sapi Perah Diburu


					Dipercaya Tingkatkan Imunitas Tubuh, Susu Sapi Perah Diburu Perbesar

MAYANGAN,- Kota Probolinggo bukanlah daerah penghasil susu segar. Namun demikian, bukan berarti kota yang memiliki penduduk sekitar 239.400 jiwa ini tak memiliki peternak sapi perah.

Di Kecamatan Mayangan misalnya. Sejumlah warga menjadi peternak sapi perah, yang hampir setiap hari menghasilkan susu segar. Di masa pandemi Covid-19, susu segar banyak diburu warga karena dipercaya dapat meningkatkan imunitas tubuh.

Salah satu peternak susu sapi, Syaifudin (45) mengatakan, sejak PPKM Darurat diberlakukan, permintaan susu hasil ternak sapinya meningkat dua kali. Bahkan jauh-jauh hari, warga sudah memesan dalam jumlah banyak.

“Penjualan susu dari sapi perah saya masih secara konvesiona. Bagi konsumen yang ingin membeli langsung datang ke rumah dan langsung kita layani,” kata Syaifudin, Kamis (5/8/21).

Warga yang tinggal di Gang Susu 2, RT 7, RW1, Kelurahan Mayangan ini menambahkan, setiap hari ia dapat mengemas 10 hingga 20 liter dari 8 ekor sapi produktif perah piaraannya. Harga 1 liter susu, Rp10 hingga Rp12 ribu.

Dengan naiknya permintaan susu segar selama pandemi Covid-19, keuntungan yang didapat Syaifudin mencapai Rp200 ribu per hari. Padahal sebelum pandemi, penghasilannya dari beternak sapi perah tak seberapa.

“Meskipun permintaan susu sapi ini sejak wabah pandemi, namun permintaan terbanyak sejak warga mulai divaksin. Saya berharap, susu sapi ini brnar-brnar bisa bermanfaat untuk meningkatkan imunitas,” ujarnya.

Lurah Mayangan, Iwan Arif Affandi mengatakan, sejak vaksinasi Covid-19 mulai digalakkan, susu segar produksi peternak sapi perah di wilayah Kelurahan Mayangan, memang banyak diburu warga. Ia bersyukur, ditengah masa sulit, masih ada hikmah yang bisa dirasakan warganya.

“Meningkatnya permintaan warga ini membuat susu sapi produksi peternak sering habis, sehingga pembeli rela antri, menunggu sapi perah warga kembali produksi,” Iwan Arif menjelaskan. (*)

Editor: Efendi Muhammad
Publisher: Albafillah

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kasus Campak Melonjak di Jember, Pencegahan Terhambat Imunisasi

29 Agustus 2025 - 14:18 WIB

Sebanyak 1.320 Kasus TBC di Lumajang, Anak dan Usia Produktif Paling Rentan

12 Agustus 2025 - 14:42 WIB

RSUD Lumajang Ungkap Fakta Meningkatnya Kasus Gangguan THT

8 Agustus 2025 - 17:23 WIB

Ratusan Warga Jember Ikuti Operasi Katarak Gratis, Lansia Prioritas

5 Agustus 2025 - 22:49 WIB

Waspada! Pasien Sakit Musiman di Jember Melonjak Gara-gara Anomali Cuaca

5 Agustus 2025 - 19:12 WIB

Capaian Cek Kesehatan Gratis Lumajang Baru 12,7 Persen, Tantangan Edukasi Masih Besar

27 Juli 2025 - 11:24 WIB

Gandeng UJ, Pemkab Lumajang Operasi Gratis Bibir Sumbing

13 Juli 2025 - 16:27 WIB

Canangkan Zero Kusta, Pemkab Probolinggo Gandeng Organisasi Pemerhati Kusta Internasional

9 Juli 2025 - 19:37 WIB

Kasus Kusta Indonesia Masuk 3 Besar Dunia, The Nippon Foundation Turun Tangan

9 Juli 2025 - 19:09 WIB

Trending di Internasional