Menu

Mode Gelap
Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan Dulu Hanya Makan Sekali Sehari, Kini Siswa SD Ini Bisa Makan Dua Kali Berkat Program MBG Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

Regional · 9 Mar 2021 13:38 WIB

PWI Mewarnai Jurnalisme ‘Check and Balance’


					PWI Mewarnai Jurnalisme ‘Check and Balance’ Perbesar

KANIGARAN-PANTURA7.com, Setelah audiensi dengan Bupati Probolinggo, P. Tantriana Sari, awal Februari lalu, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Persiapan Perwakilan Probolinggo ganti beraudiensi dengan Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin.

Audiensi dengan orang nomor satu di Kota Probolinggo itu digelar di Rumah Dinas Wali Kota, Jl. Panglima Sudirman, Kecamatan Kanigaran, Selasa (9/3/2021). Masa pandemi membuat undangan peserta audiensi dibatasi.

Ketua PWI Persiapan Perwakilan Probolinggo, HA. Suyuti menyampaikan, PWI Probolinggo lahir kembali (reborn) setelah 10 tahun vakum. Dijelaskan Suyuti kepada Wali Kota, salah satu fungsi PWI adalah meningkatkan kapasitas wartawan di Probolinggo.

“Kami merangkul teman-teman media untuk bersama-sama meningkatkan kapasitas dan siap bersinergi dengan Pemerintah Kota Probolinggo,” terang Suyuti.

Suyuti juga menceritakan sejumlah kegiatan yang telah digelar dan rencana kegiatan yang menjadi program kerja PWI Persiapan Perwakilan Probolinggo kepada Wali Kota.

“Kami sudah mulai aktif sejak tahun 2020. Untuk rencana kegiatan selanjutnya, kami akan mengadakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW),” Suyuti menjelaskan.

Wali Kota menyambut baik lahirnya kembali PWI di Kota Probolinggo. Ia berharap, organisasi profesi itu menjadi wadah diskusi bagi para pelaku media agar tidak terjadi misskomunikasi di kemudian hari.

“Kami menaruh kepercayaan kepada PWI. Dengan adanya PWI, bagaimana caranya agar seluruh rekan media bisa dirangkul dan bisa sama-sama mematuhi kode etik jurnalistik dalam pemberitaan,” wantinya.

Jangan sampai, sambung Wali Kota, dalam pemberitaan media tidak menerapkan check and balance, apalagi menempatkan satu pihak sebagai sasaran tembak. Media menurutnya, harus objektif dan independen.

“Dalam pemberitaan, semua pihak yang disebut diberi ruang dan kesempatan yang sama untuk memberikan klarifikasi. Saya harap PWI bisa mewarnai jurnalisme check and balance dan ikut membangun Kota Probolinggo menjadi lebih baik,” tandas Wali Kota. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : Rizal Wahyudi


Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya

29 Agustus 2025 - 20:36 WIB

DKKPro Tolak Alihfungsi Gedung Kesenian Kota Probolinggo, Beri Alasan Begini

27 Agustus 2025 - 04:03 WIB

Pasca Karyawan Tewas Diduga Gantung Diri, Disnaker Jatim Selidiki Pabrik Tepung di Jember

25 Agustus 2025 - 18:57 WIB

PT KAI Daop 9 Jember Berangkatkan 288 Peserta Tajemtra 2025 dengan Kereta Gratis

23 Agustus 2025 - 17:31 WIB

Polemik Royalti Musik, Pengusaha Hotel Bromo Mengaku Keberatan

22 Agustus 2025 - 19:09 WIB

Pasca Digeledah Kejaksaan, Disdikdaya Probolinggo Wajibkan Skrining Perpanjangan Kontrak PTT

22 Agustus 2025 - 17:16 WIB

Ada Tukar Guling Aset, Gedung Kesenian Kota Probolinggo Kembali Jadi Lapangan Tenis Indoor

21 Agustus 2025 - 05:01 WIB

Ada Peningkatan Jalur, Perlintasan Arjasa Jember Akan Ditutup Sementara

20 Agustus 2025 - 17:24 WIB

Kejari Geledah Kantor Disdikdaya Kabupaten Probolinggo, Sejumlah Ruangan Diperiksa

20 Agustus 2025 - 13:11 WIB

Trending di Regional