KREJENGAN-PANTURA7.com, Virus corona membuat Warga Negara Indonesia (WNI) yang dipulangkan dari Cina, harus menjalani observasi sejak Sabtu – Minggu (1/14/2/2020) lalu. Selama 14 hari menjalani observasi, banyak kesan dan pengalaman baru yang didapatkan ratusan WNI ini.

Sebagaimana yang disampaikan Rahmat Hidayatulla (22) salah satu WNI yang menjalani observasi. Menurut remaja asal Desa Sumberkatimoho, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo ini mengaku terkesan dengan penanganan pemerintah selama ia berada di lokasi karantina.

“Terutama dari segi pelayanan, alhamdulillah kami di sana diperlakukan layaknya raja, sangat istimewa. Contohnya ketika kami ingin sesuatu, ya langsung dibelikan, orang-orangnya juga sangat ramah,” kata Rahmat Hidayatulla, Minggu (16/2/2020).

Selama di lokasi karantina, cerita Dayat, sapaan akrab Rahmat Hidayatulla, ia beserta 238 WNI lainnya, tidak hanya dicek kesehatan dan diperiksa setiap hari. Tetapi juga ditempa dengan aktifitas yang membuat tubuh sehat dan bugar.

“Banyak kegiatan yang kami dapatkan selama di Natuna. Untuk kegiatan rutin, biasanya pagi senam bareng TNI, kalau sore olahraga bareng. Selain itu, juga ada kegiatan dari kementerian kesehatan,” ujar anak kedua pasangan suami istri (Pasutri) Hafidz dan Uswatun Hasanah ini.

Hal senada disampaikan oleh Febri Halim Cahyadi (25) asal Desa Brabe, Kecamatan Maron. Ia mengamini jika selama menjalani observasi di Natuna, terlebih saat prosesi pelepasan, ia dan WNI yang lain diperlakukan dengan sangat baik.

“Sudah seperti orang yang lama kita kenal, perlakuan dan pendampingannya kepada kita layaknya keluarga. Ini yang tidak bisa kita lupakan, terimakasih kami sampaikan dan salam hormat dari kami semua, khususnya perwakilan dari Kabupaten Probolinggo,” ungkap Febri.

Sekedar informasi, ada 238 WNI yang 5 orang diantaranya berasal Kabupaten Probolinggo, menjalani karantina di Kepulauan Natuna, Riau. Mereka lantas dipulangkan pada Sabtu (15/2/20202) sekitar pukul 13.00 Wib.

Selanjutnya, mereka diterbangkan menuju Bandara Udara Halim Perdana
kusuma, Jakarta Timur. Selanjutnya, sekitar pukul 16.00 Wib, WNI yang berasal dari Jawa Timur diberangkatkan ke Bandara Internasional Juanda Surabaya. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT