Menu

Mode Gelap
Begal Bersenjata Celurit Gasak Motor di Winongan Pasuruan Kabar Gembira! Probolinggo Segera Buka Rute Pelayaran Langsung ke Lombok Gerakan Solidaritas untuk Affan Kurniawan, Penegakan Keadilan hingga Salat Ghaib Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan

Peristiwa · 13 Feb 2020 02:59 WIB

Siswi SD di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Pengakuan Korban


					Siswi SD di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Pengakuan Korban Perbesar

KRAKSAAN-PANTURA7.com, Percobaan penculikan terjadi di Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, pada Rabu (12/2/2020) sekitar pukul 6.20 Wib. Seorang siswi kelas VI di SDN Kandang Jati Kulon, kecamatan setempat hampir menjadi korbannya.

Bocah yang nyaris jadi korban penculikan adalaj CMDA (12) warga Kelurahan Kandang Jati. Korban hendak diculik saat ia berangkat ke sekolahnya berjalan kaki seorang diri.
Sekitar jarak 100 meter sebelum ia sampai ke sekolahnya, tiba-tiba ada mobil warna hitam melintas lalu berhenti. Seketika, ada sesosok pria turun dari mobil lalu mendekati CMDA.

“Mobilnya kayak avanza, tapi saya tidak tahu plat nomor mobilnya. Mobil yang mau nyulik saya itu dari arah persawahan sebelah selatan sekolah, di dalam mobil isinya empat orang laki-laki semua,” kata CMDA saat ditemui di SDN I Kandang Jati, Kraksaan, Kamis (13/2/2020).

Sosok laki-laki dewasa penumpang mobil yang mendekatinya, sambung CMDA, memiliki ciri-ciri tubuh gemuk, memakai kaos abu-abu, dan mengenakan sandal japit. Sang pria misterius, menurut CMDA, lantas menawarkan sebungkus coklat kepada sambil memegang tangan kiri korban.

“Saat ngasih cokelat, tangan kiri saya dipegang. Karena takut, akhirnya saya lawan. Tangannya saya gigit, kakinya juga saya injak, kemudian saya buang cokelatnya lalu saya lari ke sekolah. Sudah teriak minta tolong, tapi gak ada yang denger,” cerita CMDA.

Setelah berhasil meloloskan diri, sambungnya, ia langsung melarikan diri ke sekolahnya. Sesampainya di kelas, CMDA menceritakan peristwa yang baru ia alami kepada teman-teman sekelas dan gurunya.

“Saya ceritakan ke teman-teman dulu, baru setelah wali kelas masuk saya ceritakan juga dan saya langsung dibawa ke kantor polisi. Ini sudah yang kedua kalinya, sebelumnya saya pernah digitukan juga saat masih kelas 4,” tuturnya. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Pedagang Terdampak Kebakaran Pasar Baru Pandaan Akan Direlokasi

29 Agustus 2025 - 17:38 WIB

Brak! Atap Kelas SMAN 1 Tiris Ambruk saat Jam Pelajaran, Puluhan Siswa Tertimpa

29 Agustus 2025 - 15:45 WIB

Bikin Geger! Ular Piton 3 Meter Masuk ke Rumah Warga di Mayangan

29 Agustus 2025 - 14:59 WIB

Kebakaran Landa Pasar Baru Pandaan, Puluhan Lapak Terbakar

29 Agustus 2025 - 04:45 WIB

Truk Muat 10 Ton Beras Tergelincir ke Sungai Bondoyudo Lumajang

28 Agustus 2025 - 18:33 WIB

DPO Curanmor Korban Ledakan Bondet di Pasrepan Meninggal Dunia

27 Agustus 2025 - 16:18 WIB

Gudang Mebel di Pasuruan Hangus, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta

26 Agustus 2025 - 14:52 WIB

Bakar-bakar Sampah Hanguskan Kandang, 4 Ekor Kambing Mati Terpanggang

24 Agustus 2025 - 19:37 WIB

Terlindas Truk Tebu, Pemotor di Jalur Pantura Pajarakan Tewas

24 Agustus 2025 - 16:12 WIB

Trending di Peristiwa