Menu

Mode Gelap
Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan Dulu Hanya Makan Sekali Sehari, Kini Siswa SD Ini Bisa Makan Dua Kali Berkat Program MBG Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

Peristiwa · 4 Nov 2019 04:32 WIB

Sopir Mengantuk, Mobilio Terjun ke Parit


					Sopir Mengantuk, Mobilio Terjun ke Parit Perbesar

PROBOLINGGO-PANTURA7.com, Nahas yang dialami Koeswidodo Agoes (60) , warga Kelurahan Kandang Jati Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, bisa menjadi pelajaran bagi yang lain. Gara-gara mengemudi dalam keadaan lelah dan mengantuk, kendaraan yang ia kemudikan terjun ke parit.

Peristiwa itu terjadi di ruas jalur pantura, tepatnya jalan raya Desa Sukokerto, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, Senin (4/11) sekitar pukul 8.00 Wib. Honda mobilio nopol N-1407-N yang dikemudikan Agoes, terjun ke dalam parit yang berada di selatan jalan.

Moh. Syafi’i (50) warga Desa Sukokerto, menyebut mulanya mobil warna putih yang hanya berisi satu orang tersebut melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan cukup tinggi. Sesampainya di lokasi kejadian, mendadak laju mobil hilang kendali.

“Mobilnya dari arah barat ke timur. Tiba-tiba saja melewati marka jalan lalu menabrak pohon dan jatuh ke parit. Sopirnya tidak apa-apa, cuma tadi memegang dada. Katanya sesak, sekarant sudah dibawa ke rumah sakit,” kata Syafi’i.

Saat kejadian, lanjut pria paruh baya ini, suasana jalur pantura setempat memang sepi sehingga tidak sampai menabrak kendaraan lain. “Tidak sampai menabrak pengendara lain, hanya mobilnya ringsek setelah tabrak pohon,” papar Syafi’i.

Anggota Satlantas Polres Probolinggo Aiptu Antonius Paul Gunadi yang memeriksa lokasi kejadian menjelaskan, dari keterangan yang didapat dari korban, diduga kuat insiden terjadi memang karena sopir dalam keadaan lelah dan mengantuk. Namun, ia tetap nekad mengemudi dengan kecepatan diatas 50 KM/jam.

“Kelelahan dan mengantuk, karena sejak tadi malam korban kurang istirahat. Korban tidak sadar ketika mobil melawan arus yang kemudian terbang ke parit sebelah selatan jalan,” tutur Antonius.

Pihaknya, tambah Antonius, tengah berupa mendatangkan kendaraan derek untuk mengangkat mobil korban dari dasar parit. Selain itu, jelasnya, petugas bekerja keras mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat pasca kejadian.

“Kita upayakan untuk mengangkat mobil dari parit secepatnya. Himbauan kami kepada pengguna jalan, silahkan berhenti dan beristirahat sebentar jika merasa capek dan mengantuk saat mengemudi di jalan raya,” imbau polisi senior ini. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Pedagang Terdampak Kebakaran Pasar Baru Pandaan Akan Direlokasi

29 Agustus 2025 - 17:38 WIB

Brak! Atap Kelas SMAN 1 Tiris Ambruk saat Jam Pelajaran, Puluhan Siswa Tertimpa

29 Agustus 2025 - 15:45 WIB

Bikin Geger! Ular Piton 3 Meter Masuk ke Rumah Warga di Mayangan

29 Agustus 2025 - 14:59 WIB

Kebakaran Landa Pasar Baru Pandaan, Puluhan Lapak Terbakar

29 Agustus 2025 - 04:45 WIB

Truk Muat 10 Ton Beras Tergelincir ke Sungai Bondoyudo Lumajang

28 Agustus 2025 - 18:33 WIB

DPO Curanmor Korban Ledakan Bondet di Pasrepan Meninggal Dunia

27 Agustus 2025 - 16:18 WIB

Gudang Mebel di Pasuruan Hangus, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta

26 Agustus 2025 - 14:52 WIB

Bakar-bakar Sampah Hanguskan Kandang, 4 Ekor Kambing Mati Terpanggang

24 Agustus 2025 - 19:37 WIB

Terlindas Truk Tebu, Pemotor di Jalur Pantura Pajarakan Tewas

24 Agustus 2025 - 16:12 WIB

Trending di Peristiwa