PROBOLINGGO-PANTURA7.com, Sempat sekarat, nyawa pelaku percobaan bunuh diri, Subhan (28), akhirnya tertolong. Namun ia masih harus menjalani rawat inap di RSUD Waluyo Jati Kraksaan.

Humas RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Sugianto mengatakan, kondisi Subhan mulai stabil setelah tim medis berhasil melepas pisau dapur dari perut warga Desa Pajarakan Kulon, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo itu.

Dikatakan Sugianto, Subhan sempat dibawa ke ruang operasi setibanya di rumah sakit. Hal itu, lantaran sebilah pisau dapur menancap tepat di perut atas pria yang sehari-hari menjadi pengamen jalanan itu.

“Alhamdulillah masih bisa diselamatkan oleh tim medis dan kondisinya saat ini sudah mulai stabil, tadi pagi sudah dipindahkan ke ruang ICU (Intensive Care Unit, red),” kata Sugianto, Kamis (3/10).

Meski kondisinya membaik, menurut Sugianto, ia belum diperbolehkan pulang. Sebab jelas Sugianto, Subhan masih harus menjalani perawatan medis berkala di rumah sakit hingga kondisinya dipastikan sembuh total.

“Belum bisa pulang kalau kondisi fisiknya belum pulih total. Kapan pasien bisa pulih total, saya juga belum bisa memberikan kepastian,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Diketahui, Subhan mencoba bunuh diri di rumah Silvia Agustin Ningtyas (31) warga Desa Kregenan, Kecamatan Kraksaan,  Rabu (2/10) sekitar pukul 12.00 Wib. Ia ditemukan terkapar di ruang makan berlumuran darah dengan pisau dapur tertancap di perut.

Dari hasil penyelidikan sementara polisi, diduga ia nekad ingin mengakhiri hidup karena depresi. Penyebab Subhan depresi ini, masih didalami aparat. (*)

 

Penulis : Moh Ahsan Faradies

Editor : Efendi Muhammad

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here