PROBOLINGGO-PANTURA7.com, Ada tiga buah yang paling laris dan menjadi favorit selama bulan puasa. Tiga buah tersebut ialah, semangka, melon dan blewah. Buah ini yang sering diburu masyarakat yang menjalankan puasa.

Lantaran semakin laris, hingga menyebabkan harganya semakin naik. Tak tanggung-tanggung, kini  blewah menjadi Rp 8 ribu per kilogram. Setara harga melon Rp 8-10 ribu per kilogram.

Sementara untuk harga semangka di kisaran Rp 7-9 ribu. Ketiga buah inilah yang sampai kini tengah diburu berbagai kalangan jika dibandingkan dengan buah lain, karena bisa memberikan kesegaran yang berbeda.

Muhammad Qomar Husen (25), salah satu pedagang di Pasar Buah Semampir mengatakan, jika dibandingkan dengan buah-buah yang sering dicari di hari-hari biasanya.  Ketiga buah ini lebih menarik perhatian.

“Kan biasanya kalau orang mau berbuka puasa itu mencari yang segar-segar. Buah yang lain sebenarnya segar, tapi kesegarannya kalah sama buah,” katanya, Selasa (21/5/2019).

Akan tetapi, lanjut Qomar, jika ketiga buah ini dibandingkan, menurut pria kelahiran Jember ini, buah blewah yang paling dan lebih laris.

“Selain dalam buah yang bikin seger, baunya juga sangat terasa. Mungkin itulah yang membuat buah blewah ini banyak diminati dan diburu saat menjelang buka puasa,” tutur Qomar.

Saking larisnya, tambah Qomar, saat ditemui di lapaknya, dalam setengah hari berjualan, ia bisa meraup keuntungan dua kali lipat jika dibandingkan dengan keuntungan di hari biasa.

“Kalau hari-hari biasa, keuntungan jika satu hari full berjualan, biasanya dapat Rp 300-500 ribu. Tapi kalau sekarang bisa sampai Rp 600-900 ribu itu pun setengah hari, mulai jam 1 sampai jam 5,” ujarnya.

Sementara Puji Lestari (26), salah satu pembeli asal Pajarakan mengatakan, jika memang sudah wajar apabila ada buah yang diunggulkan saat bulan puasa. Karena, menurutnya, masyarakat lebih memburu kesegaran.

“Wajar blewah laris manis dan diburu. Baunya saja sudah bikin segar, apalagi setelah dijadikan minuman dicampur es untuk pelengkap buka puasa,” jelas perempuan satu anak ini. (*)

 

 

Penulis: Moh. Ahsan Faradies

Editor: Ikhsan Mahmudi

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here