PROBOLINGGO-PANTURA7.com, Setelah sempat ramai diperbincangkan  netizen di medsos atas penahanan pelaku Khoirun Ruhman (40), penemu handphone (HP) yang ditahan oleh Polres Probolinggo Kota akhirnya statusnya ditangguhkan.

Polres Probolinggo Kota menangguhkan penahanan atas beberapa pertimbangan di antaranya, kemanusiaan. Termasuk korban atau pemilik HP, Ruhaimah telah memaafkan dan tidak menuntut penemu HP.

Artinya, Ruhman yang berprofesi kuli bangunan itu bisa kembali berkumpul bersama sanak keluarga istri dan anaknya untuk menikmati puasa dan lebaran bersama. “Saya sudah memaafkan dan saya minta ke pak polisi supaya dibebaskan, apalagi HP saya sudah kembali,” ucap Ruhaimah, Selasa (21/5).

Termasuk Ruhman, ia mengakui jika sebelumnya dirinya ingin memiliki ponsel milik Ruhaimah. Niatan itu muncul karena anaknya sangat suka bermain game di ponsel yang ditemukannya tersebut.

“Ya, saya memang salah. Saya menemukan ponsel ibu itu di jalan dekat Pasar Baru saat saya belanja. Setelah saya bawa ponsel tersebut, pemilik ponsel menghubungi hingga empat kali panggilan, namun saya sengaja tidak mengangkatnya, saya minta maaf,” akunya.

Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Alfian Nurrizal mengungkapkan, bahwa atas dasar kemanusiaan, kepolisian telah memutuskan untuk melaksanakan kegiatan penangguhan penahanan kepada penemu HP.

Bahkan Kapolresta juga memberikan HP Android baru kepada pelaku. Tujuannya agar HP tersebut bisa dipergunakan oleh anak-anaknya untuk bermain saat mendatangi rumah Ruhman di Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok.

“Karena dari pemilik HP pun sudah ikhlas dan tidak ada tuntutan secara hukum. Kami atas dasar kemanusiaan memberikan penangguhan penahanan kepada yang bersangkutan,” ujar Kapolresta.

Kendati Ruhman keluar dari sel Mapolres Probolinggo Kota, ia tak begitu saja bebas seenaknya. Ia mempunyai tugas wajib lapor yang dilakukan secara rutin sampai kasus benar-benar berhenti. (*)

 

 

Penulis: Rahmad Soleh

Editor: Ikhsan Mahmudi

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here