Caleg Nasdem Polisikan Teman ‘Video Call’

PROBOLINGGO-PANTURA7.com, Calon legislatif (Caleg) dari Partai Nasdem di Kota Probolinggo melaporkan perempuan yang menjadi teman video call-nya ke polisi. Nurul Munjiad, Caleg DPRD Kota Probolinggo dari Dapil 1 Kanigaran-Wonoasih itu menilai, teman video call-nya telah memerasnya.

Bahkan dalam laporannya ke SPKT Polresta Probolinggo, Selasa (22/01/2019) itu Nurul mengatakan, Aulyah Sari telah memeras disertai ancaman. Yakni, video call “panas” akan disebarkan oleh pelaku yang mengaku dari Palu, Sulteng.

Pada awak media, Nurul yang juga warga Wonoasih ini mengaku, mengenal akun Facebook ‘Aulyah Sari’ sekitar 2 bulan lalu. Perkenalan pun berlanjut dari saling chat dan video call.

Nurul tidak menyangka jika video call “panas”-nya ternyata direkam oleh pelaku. Sambil menunjukan HP-nya, Nurul kasus pemerasan tersebut kepada awak media.

“Tahu-tahu saya diancam di Whatsapp saya berupa screenshot video saya, foto-foto saya. Bahkan ia mengancam saya, akan memviralkan di Facebook  jika tak menyetor uang 5 juta rupiah,” ucapnya saat ditemui di Mapolresta, Selasa.

Nurul mengakui, pada video call tersebut ia hanya dalam keadaan tak berbusana saja. Dikatakan kalau video call ini sampai tersebar luas, ia khawatir akan mengancam elektabilitasnya dalam Pileg 2019 nanti.

Karena itu terkait ancaman akun Aulyah Sari, Nurul pun melaporkan kasus tersebut ke polisi. Sehari sebelumnya, Senin (21/01/2019), Nurul sempat mendatangi Mapolresta untuk konsultasi masalah tersebut.

Sementara itu Kasat Reskrim Polresta, AKP Nanang Fendi Dwi Susanto mengaku, sudah menerima laporan korban. Pihaknya akan menindak lanjuti atas pelaporan tersebut.

“Ya, kita terima laporan korban, tentunya kita dalami dan kita kembangkan untuk selanjutnya kota tindak lanjuti,” kata Nanang. (*)

 

 

Penulis: Rahmad Soleh

Editor: Ikhsan Mahmudi

Baca Juga  Ketagihan Judi, Gelapkan Motor, Pria Pasuruan Dibekuk

Baca Juga

Duh! Driver Ojol dan Travel di Kota Probolinggo Nyambi Edarkan Sabu

MAYANGAN,- Peredaran narkoba di Kota Probolinggo masih marak. Bahkan para pelaku kini bukan hanya berasal …