PROBOLINGGO-PANTURA7.com, Musibah puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Selasa (12/12/2017). Akibatnya, puluhan rumah porak-porandakan, tersapu angin. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, sementara kerugian material ditaksir capai ratusan juta rupiah.

Informasi yang dihimpun PANTURA7.com, petaka bermula sekitar pukul 14.30, dimana angin disertai hujan berhembus kencang. Angin semakin kencang hingga genteng rumah berhamburan, bahkan sebuah warung roboh akkibat tertimpa pohon tumbang.

Kapolsek Kraksaan, Kompol Budi Hariantom mengatakan, sedikitnya 84 rumah dan 3 mobil milik warga di tiga wilayah di Kecamatan Kraksaan, menjadi korbannya. Rinciannya, di RW 5 Kelurahan Patokan  menimpa 18 rumah dan 3 mobil tertimpa atap rumah. Kemudian di RW 3 Kelurahan Sidomukti, ada 5 rumah warga yang rusak.

“Sedangkan di RW 4, 6 dan 7 Kelurahan Kraksaan Wetan, 61 rumah warga porak-poranda setelah dihantam puting beliung. Semua rumah mengalami kerusakan pada atap rumah dan gentengnya,” terang Kapolsek.

Pascca kejadian, polisi bersama TNI, Muspika dan warga langsung melakukan normalisasi rumah dengan mengevakuasi barang berharga dan melakukan perbaikan. Kerugian yang dialami warga mencapai akiabt kejadian ini diperkirakan capai ratusan juga rupiah. “Hanya material, korban jiwa nihil,: tandas Kapolsek.

Salah satu korban yang mengalami naas adalah Asis (50), yang memiliki warung di jalan Yos Sudarso, Kelurahan Kraksaan Wetan. Warung itu hancur rata dengan tanah setelah tertimpa pohon tumbang yang dihempas angin puting beliung. Pemilik warung mengalami luka ringan akibat tertimpa material bangunan.

“Saat itu saya sedanga berjualan di dalam warun, saya langsung lari begitu melihat puting beliung kencang. Saya selamat tetapi perabotan hancur,” Azis saat ditemui oleh wartawan. (din/arf).

Advertisement

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *