Lumajang, – Nama Lintang Radisty, pesepak bola putri asal Lumajang, mencuri perhatian dalam pemusatan latihan (TC) Timnas Putri U-17 di Prancis yang berlangsung pada 3-9 Mei 2026.

Ia menjadi bagian dari skuad Garuda Pertiwi Muda dalam program kerja sama PSSI dan Federasi Sepakbola Prancis (FFF).

Pemusatan latihan digelar di Clairefontaine National Football Centre, salah satu pusat pelatihan sepak bola paling bergengsi di Prancis.

Dalam agenda tersebut, sejumlah pemain muda Indonesia, termasuk Lintang, disebut mampu beradaptasi dengan cepat terhadap intensitas latihan berstandar Eropa.

“Sebelumnya masih tidak percaya dapat panggilan dari Timnas Putri U-17 di bawah asuhan coach Timo Scheunemann untuk ikut TC di Prancis,” kata Lintang, siswi MTs Diponegoro Klanting Sukodono, Lumajang, Selasa (12/5/2026).

Delegasi PSSI yang dipimpin Vivin Cahyani Sungkono mengirimkan 19 pemain dalam program bertajuk Women Empowerment in Sports Collaboration 2026 Fase 2 tersebut.

Di tengah ketatnya persaingan pemain muda di level nasional, Lintang mengaku bersyukur bisa mendapat kesempatan menimba pengalaman di pusat pelatihan kelas dunia.

“Ini pengalaman yang sangat berharga buat saya, banyak hal baru yang saya pelajari di sini,” katanya.

Ia menjadi bagian dari skuad Garuda Pertiwi Muda dalam program kerja sama PSSI dan Federasi Sepakbola Prancis (FFF).

Pemusatan latihan digelar di Clairefontaine National Football Centre, salah satu pusat pelatihan sepak bola paling bergengsi di Prancis.

Dalam agenda tersebut, sejumlah pemain muda Indonesia, termasuk Lintang, disebut mampu beradaptasi dengan cepat terhadap intensitas latihan berstandar Eropa.

“Sebelumnya masih tidak percaya dapat panggilan dari Timnas Putri U-17 di bawah asuhan coach Timo Scheunemann untuk ikut TC di Prancis,” kata Lintang, siswi MTs Diponegoro Klanting Sukodono, Lumajang, Selasa (12/5/2026).

Delegasi PSSI yang dipimpin Vivin Cahyani Sungkono mengirimkan 19 pemain dalam program bertajuk Women Empowerment in Sports Collaboration 2026 Fase 2 tersebut.

Di tengah ketatnya persaingan pemain muda di level nasional, Lintang mengaku, bersyukur bisa mendapat kesempatan menimba pengalaman di pusat pelatihan kelas dunia.

“Ini pengalaman yang sangat berharga buat saya, banyak hal baru yang saya pelajari di sini,” katanya. (*)

Editor: Ikhsan Mahmudi

Advertisement

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.