Pasuruan, – Seorang bocah berusia 4 tahun, Akhmad Fathir, dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Sedodol, Desa Plinggisan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (11/4/2026) siang.

Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaidi menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB, tepatnya di sekitar jembatan Sedodol. Saat kejadian, korban diketahui tengah bermain dan berenang di sungai bersama dua temannya yang seusia, yakni Akmal dan Wahyu.

Beberapa menit kemudian, kedua teman korban melihat Fathir tenggelam dan tidak muncul kembali ke permukaan. Mereka pun bergegas melapor kepada warga sekitar.

“Korban bersama dua temannya bermain dan berenang di sungai. Tidak lama kemudian korban tenggelam dan tidak muncul,” ujar Junaidi.

Warga yang menerima laporan langsung melakukan pencarian dengan menyisir aliran Sungai Sedodol. Upaya tersebut membuahkan hasil setelah sekitar satu jam, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sekitar Jembatan Sedodol, tidak jauh dari titik awal tenggelam.

Sementara itu,  Polsek Kraton yang mendapat laporan turut mendatangi lokasi kejadian dan membantu proses penanganan serta pengamanan tempat kejadian perkara.

“Korban ditemukan oleh warga dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian,” imbuh Junaidi.

Polisi kemudian berkoordinasi dengan pihak puskesmas dan pemerintah desa setempat. Namun, keluarga korban menolak dilakukan visum maupun autopsi.

“Keluarga korban telah membuat surat pernyataan menolak visum atau autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah,” pungkasnya. (*)

Editor: Ikhsan Mahmudi

Advertisement

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.