Probolinggo,- Jembatan yang menjadi akses utama menuju wisata air terjun Madakaripura di Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, longsor pada Sabtu dini hari (28/3/26).

Musibah ini membuat jalur Negororejo – Lumbang, lumpuh total. Agar mobilitas warga terjaga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo akan memasang jembatan darurat atau bailey.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto saat meninjau lokasi kejadian menyebut, pemerintah daerah akan berupaya agar aktifitas warga tetap hidup meski akses utama porak-poranda.

Dalam peninjauan tersebut, Ugas juga meminta agar jalan yang longsor ditutup total dan tidak dilewati oleh pejalan kaki maupun kendaraan roda dua. Sebab kondisi jalan membahayakan dan berpotensi memicu longsor susulan.

“Jadi jalan yang di bawahnya terdapat saluran air ini kondisinya sudah rapuh karena dibangun pada tahun 1980-an. Ditambah hujan yang cukup merata tadi malam, sehingga jalan menuju Madakaripura longsor,” beber Ugas.

Ia menjelaskan, sebagai upaya penanganan, tim BPBD Kabupaten Probolinggo akan melakukan pembersihan material serta membangun jembatan darurat agar kendaraan roda dua dapat melintas.

Di samping itu, Pemkab Probolinggo juga akan menyewa jembatan bailey dari Yon Zipur 10 untuk dipasang di lokasi longsor agar kendaraan roda empat bisa melintas.

“Untuk sementara, jalan yang longsor ini kami tutup total, warga dapat melewati jalur-jalur alternatif. Saya juga meminta Forkopimka Lumbang untuk mensosialisasikan penutupan ini kepada warga,” imbuh Ugas.

Diketahui sebelumnya, jalan penghubung menuju wisata Madakaripura di Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, longsor Sabtu dini hari (28/3/26).

Terputusnya jalan utama menuju ir Terjun Madakaripura ini terjadi sekitar pukul 01.00 WIB, setelah wilayah lereng Gunung Bromo diguyur hujan cukup lama.

Saat longsor terjadi, dua pengendara motor yang merupakan warga sekitar sedang melintas. Akibatnya, keduanya terjun ke dalam sungai beserta kendaraan sehingga mengalami luka-luka serius. (*)

Editor: Mohammad S

Advertisement

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.