Probolinggo,- Ikan asap menjadi salah satu menu kuliner, khas Probolinggo. Saat saat libur Lebaran, ikan yang diawetkan dengan cara pengasapan ini, menjadi buruan warga, terutama wisatawan.

Namun kini, geliat ikan asap meredup. Omzet pedagang menurun drastis meski lokasi penjualan kuliner ini relatif mudah dijangkau.

Penurunan omzet pedagang ikan asap ini sudah dirasakan pedagang sejak tiga tahun terakhir, tepatnya sejak mulai difungsikannya Tol Pasuruan – Probolinggo (Paspro) hingga Seksi 4 Gending.

Biasanya saat libur Lebaran, banyak pemudik singgah untuk makan atau membeli oleh-oleh ikan asap bagi keluarga, yang letaknya berada di sepanjang jalur pantura Desa Tamansari, Kecamatan Dringu.

Saat masih ramai, ikan asap dagangan para pedagang jadi primadona, baik makan ditempat atau sebagai oleh-oleh. Ikan jenis kerapu, kakap dan salmon, paling banyak diminati.

Salah satu penjual ikan asap, Khairul mengaku, sebelum jalur tol dibuka, banyak pemudik, terutama dari Surabaya dan Malang, yang mampir berbelanja.

Namun, sejak jalur tol difungsikan, jumlah pembeli menurun drastis. “Awal saya berjualan pada tahun 2018, warung saya selalu ramai, khususnya saat libur Lebaran. Namun sekarang, pembeli turun hingga 50 persen,” kata Khairul, Kamis (26/2/26).

Kondisi ini berlanjut seiring dibukanya Tol Prosiwangi secara fungsional. Para pemudik, baik yang menuju Banyuwangi maupun arah Surabaya, kini bisa naik atau turun melalui pintu Tol Situbondo Barat, yakni wilayah Besuki.

Keluhan senada disampaikan pedagang ikan asap lainnya, Siti Aminah. Ia menyebut, biasanya saat libur Lebaran banyak orang datang membeli ikan asap.

Namun kini hanya beberapa pemudik saja yang singgah. Ia meyakini, lesunya pembelian ikan asap tak lepas dari dampak adanya jalan tol.

“Karena sepinya pembeli, beberapa pedagang ikan asap bahkan memutuskan menutup usahanya. Harapan kami, ada fasilitas tempat berjualan di rest area tol agar usaha kami kembali lancar,” harap Siti Aminah. (*)

Editor: Mohammad S

Advertisement

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.