Jember,- Angin kencang disertai hujan deras menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Jember, Jumat (20/2/26) sore.
Peristiwa ini mengakibatkan 16 pohon tumbang. Selain itu, musibah ini merusak tujuh rumah warga di Kecamatan Bangsalsari dan Umbulsari.
Bencana angin kencang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Dampak terparah dirasakan warga Desa Gambirono, Kecamatan Bangsalsari.
Sejumlah pohon berukuran besar roboh dan menutup badan jalan. Alhasil, akses kendaraan roda dua maupun roda empat sempat tersendat.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo mengatakan, angin kencang menyebabkan kerusakan rumah warga serta infrastruktur pendukung.
“Angin kencang mengakibatkan beberapa pohon tumbang, menimpa rumah warga dan merobohkan tiang listrik,” ujar Edy, Sabtu (21/2/26).
Data BPBD Jember mencatat, dari tujuh rumah yang terdampak, satu rumah milik Umar Hamdan (36), dilaporkan mengalami rusak berat.
Sementara enam rumah lainnya mengalami rusak ringan. Masing-masing rumah milik Miyono, Purwanto, Agus, Sartono, Halil, dan Hafid.
Petugas BPBD Jember bersama unsur terkait langsung melakukan penanganan dengan memotong dan mengevakuasi pohon tumbang yang menutup jalan.
Selain itu, tercatat empat tiang listrik roboh akibat terjangan angin kencang.
“Untuk sementara, warga yang rumahnya rusak berat mengungsi ke rumah saudaranya. Wilayah terdampak juga sempat mengalami pemadaman listrik,” jelas Edy.
BPBD Jember memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Penanganan lanjutan dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak.
“Termasuk berkoordinasi dengan PLN guna perbaikan tiang listrik dan pemulihan pasokan listrik ke rumah warga,” Edy memungkasi. (*)












