Jember,- Sebanyak 113.111 penumpang tercatat menggunakan layanan kereta api di wilayah kerja KAI Daop 9 Jember, selama masa angkutan libur panjang Tahun Baru Imlek 2026.

Data tersebut dihimpun pada periode 13 hingga 17 Februari 2026, mencakup perjalanan dari Pasuruan sampai Banyuwangi.

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menjelaskan, dari total tersebut terdapat 56.040 penumpang berangkat dari stasiun-stasiun di wilayah Daop 9, sementara 57.071 penumpang merupakan penumpang datang.

Tingginya angka tersebut mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api selama libur panjang.

“Puncak kepadatan penumpang terjadi pada Sabtu, 14 Februari 2026 dengan jumlah 11.470 penumpang. Kepadatan kembali terlihat pada akhir masa libur, Selasa, 17 Februari 2026, dengan 11.368 penumpang,” kata Cahyo, Rabu (18/2/26).

Selama periode tersebut, sejumlah kereta Public Service Obligation (PSO) menjadi favorit masyarakat.

KA Probowangi relasi Ketapang–Surabaya Gubeng mencatat 6.126 penumpang, disusul KA Sritanjung relasi Ketapang–Lempuyangan sebanyak 4.364 penumpang, serta KA Tawang Alun relasi Ketapang–Malang Kota Lama dengan 3.951 penumpang.

Untuk kategori kereta komersial, KA Logawa relasi Ketapang–Purwokerto melayani 2.845 penumpang, diikuti KA Wijayakusuma relasi Ketapang–Cilacap sebanyak 2.673 penumpang dan KA Blambangan Ekspres relasi Ketapang–Pasarsenen dengan 2.459 penumpang.

Cahyo menambahkan, selama angkutan Imlek 2026, operasional kereta api di Daop 9 Jember berjalan aman dan lancar.

Ketepatan waktu keberangkatan dan kedatangan tercatat mencapai 99 persen, serta tidak terjadi kecelakaan selama periode layanan.

“Seluruh operasional berlangsung terkendali dan aman. Kami berterima kasih kepada masyarakat yang telah menggunakan layanan kereta api selama libur Imlek. Kepercayaan ini menjadi motivasi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” tutup Cahyo. (*) 

Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.