Lumajang, – Suasana pagi yang dingin di sekitar Jembatan Curah Kebo, Desa Kandangan, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, mendadak berubah haru setelah warga mendengar suara tangisan bayi dari sebuah warung gorengan, Rabu (4/2/2026) pagi.
Tangisan tersebut pertama kali diketahui warga sekitar, lalu diberitahukan kepada Adi Lasmono, pemilik warung gorengan yang berada di kawasan tersebut. Saat itu, Adi masih berada di rumah dan bersiap membuka warungnya.
“Saya dapat telepon kalau di warung ada suara bayi menangis. Saya langsung berangkat sekalian mau buka warung,” kata Adi.
Setibanya di lokasi, Adi mendapati bayi laki-laki dalam kondisi tertidur, terbungkus selimut berwarna biru. “Bayi tersebut awalnya sempat menangis, namun kemudian tenang saat digendong,” katanya.
Adi mengaku, sempat berniat membawa bayi itu pulang ke rumahnya. Namun warga melarang karena khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Atas kesepakatan bersama, bayi tersebut kemudian dibawa ke Puskesmas Senduro untuk mendapatkan pemeriksaan medis,” ungkapnya.
Sementara itu, Bidan Puskesmas Senduro, Makrifatul mengatakan, bayi tersebut tiba di puskesmas sekitar pukul 05.00 WIB. Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi bayi dalam keadaan baik.
“Alhamdulillah bayinya sehat. Hanya saja saat datang kondisinya dingin karena cuaca pagi memang cukup dingin. Jenis kelaminnya laki-laki, dan diperkirakan usianya sekitar dua hari,” jelasnya. (*)











