Probolinggo,- Seorang balita asal Dusun Polai, Desa Sumendi, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, dilaporkan hilang, Selasa sore (3/2/26). Diduga, bocah berusia berusia 2 tahun itu tenggelam di sungai Sentong.
Informasi yang dihimpun, korban Muhammad Arsyad Arrazi (2), dilaporkan sekitar pukul 17.00. Sesaat sebelumnya, salah satu warga melihat korban tengah berdiri di teras depan rumahnya.
Tak lama kemudian, terdengar tetangga memanggil korban. Warga berinisiatif mencari balita tersebut ke pinggir sungai yang lokasinya tak jauh dari rumah korban sekitar 50 meter.
Setibanya di pinggir sungai, warna menemukan jejak kaki anak kecil menuju ke arah Sungai Sentong. Jejak kaki itu diperkirakan jejak kaki korban.
Dari jejak kaki, warga kemudian melakukan pencarian anak kedua pasangan suami istri,.Abdul Manan dan Zuharo itu, baik dengan menyisir area pinggir maupun tengah sungai.
“Jadi saat warga mencari di sekitar sungai, warga melihat bekas kaki dan cakar tangan yang diperkirakan korban. Saat kejadia, memang ada beberapa warga, namun tidak mengetahui kalau korban ke sungai,” kata warga sekitar, Sholeh.
Petugas gabungan dari BPBD Kabupaten Probolinggo, Polsek Tongas, hingga relawan yang mendapat laporan dari warga, datang ke lokasi dan ikut melakukan pencarian.
Bahkan, pencarian juga melibatkan warga desa di hilir sungai untuk mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus hingga ke laut.
Hingga pukul 20.00 WIB, petugas gabungan bersama warga terus melakukan pencarian dengan menyisir sungai. Titik pencarian dimulai dari lokasi korban dilaporkan hilang hingga ke arah muara.
“Saat pertama korban dilaporkan hilang, memang tidak sedang hujan namun debit air sungai agak tinggi,” imbuh Soleh.
Kapolsek Tongas, AKP Ahmad Jayadi menyebut, berdasarkan keterangan saksi, disebutkan bahwa korban dilaporkan hilang dengan jejak kaki di pinggi sungai yang berada di sebalah timur dari rumah korban.
“Hngga saat ini, kami petugas gabungan masih terus berupaya mencari keberadaan korban,” tandas AKP Jayadi. (*)












