Probolinggo,- Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Probolinggo, Jum’at sore (30/1/26), tidak hanya membuat Dusun Bibis, Desa Lemahkembar, Kecamatan Sumberasih, kembali terendam banjir.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, cuaca ekstrem juga membuat sejumlah pohon tumbang, bahkan mengakibatkan rumah rusak dan jembatan putus.
Adapun dampak akibat hujan dan angin kencang tersebut, yakni, Desa Randuputih dan Tamansari, Kecamatan Dringu, dengan dampak cukup luas.
Puluhan rumah, satu musholla, dan sejumlah tempat usaha, porak-poranda akibat pohon tumbang di permukiman dan jalur pantura.
Lalu Desa Boto, Kecamatan Lumbang, kerusakan ringan pada beberapa rumah akibat tertimpa pohon dan terpaan angin kencang. Adapun puting beliung di Desa Penambangan, Kecamatan Pajarakan, menyebabkan pohon tumbang lalu menimpa rumah warga.
“Jadi sejak kejadian dan laporan, kami BPBD, Damkar, hingga instansi terkait sudah terjun ke lokasi melakukan penanganan, mulai di jalan raya hingga di wilayah permukiman,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief.
Hujan dan angin juga mengakibatkan banjir di Desa Lemahkembar dan Banjarsari, Kecamatan Sumberasih. Bahkan mengakibatkan jembatan darurat penghubung antar dusun terputus.
Selain itu, jembatan penghubung di Desa Sumberejo, Kecamatan Tongas, putus akibat abutment ambrol. Terakhir, pohon tumbang sempat mengganggu akses Jalan Raya Jabung Sisir, Kecamatan Paiton.
Total, hujan disertai angin kencang melanda 7 kecamatan, meliputi Kecamatan Kuripan, Bantaran, Lumbang, Wonomerto, Tongas Sumberasih, Gending dan Pajarakan.
“Selain melakukan penanganan, kami juga assesment. Kami mengimbau pada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan melapor jika terjadi kejadian darurat,” imbuh Oemar. (*)












