Lumajang, – Kabupaten Lumajang memiliki potensi wisata pesisir yang besar dengan garis pantai sepanjang sekitar 71 kilometer yang membentang melintasi lima kecamatan, mulai dari Yosowilangun hingga Tempursari.
Sepanjang kawasan pesisir tersebut terdapat sejumlah titik yang memiliki daya tarik alam dan peluang pengembangan wisata, baik untuk wisata bahari, rekreasi keluarga, hingga wisata berbasis ekonomi kreatif masyarakat pesisir.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang, Patria Dwi Astiadi menyampaikan, kekayaan alam di wilayah pesisir merupakan salah satu modal utama pengembangan pariwisata Lumajang. Namun, potensi tersebut harus diimbangi dengan pengelolaan yang terencana dan berkelanjutan.
Menurutnya, pengembangan wisata pesisir tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan kolaborasi lintas sektor agar destinasi yang ada tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Pariwisata itu multisektor. Tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Pemerintah, dunia usaha, masyarakat, akademisi, dan media harus memiliki satu persepsi untuk memajukan pariwisata Lumajang,” katanya, Rabu (28/1/2026).
Selain pantai, Lumajang memiliki potensi wisata alam lain seperti gunung, danau, dan puluhan air terjun yang dapat saling melengkapi dalam satu paket wisata.
“Dengan konsep pengembangan yang tepat, wisata pesisir diharapkan mampu memperpanjang lama tinggal wisatawan dan mendorong pemerataan kunjungan ke berbagai wilayah,” pungkasnya. (*)











