Probolinggo – Kabar duka menyelimuti warga Kabupaten Probolinggo. Kiai kharismatik sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Rofiatul Islam di Desa Sentong, Kecamatan Krejengan, KH Munir Cholili, meninggal dunia, Selasa (27/1/26).

Mantan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo, yang dikenal luas sebagai tokoh agama dan panutan umat itu wafat pada usia 85 tahun.

Kiai Munir mengembuskan napas terakhir di salah satu rumah sakit di Malang sekitar pukul 17.00 WIB. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat luas.

Menantu almarhum, KH Ahmad Mudlofir Irwani, membenarkan kabar wafatnya Kiai Munir. Ia menjelaskan, dalam kurun waktu satu bulan terakhir, kondisi kesehatan Kiai Munir memang terus menurun.

“Memang dalam sebulan terakhir ini kesehatan beliau menurun. Tadi sebelum maghrib, sekitar pukul 17.00 WIB, beliau wafat,” kata Kiai Mudlofir.

Ia menambahkan, almarhum diketahui mengidap sejumlah penyakit komplikasi yang dideritanya dalam beberapa waktu terakhir. Diantaranya adalah penyakit ginjal, jantung, serta gangguan pada paru-paru, sehingga membutuhkan perawatan intensif.

“Beliau memang memiliki riwayat penyakit komplikasi, diantaranya ginjal, jantung, dan paru-paru,” ia menegaskan.

Hingga berita ini ditulis, sekitar pukul 18.30 WIB, jenazah Kiai Munir masih berada di Malang. Pihak keluarga saat ini masih melakukan musyawarah terkait waktu pemakaman.

“Untuk pemakamannya masih belum diputuskan, apakah malam ini atau besok. Masih rembuk keluarga,” imbuhnya.

KH Munir Cholili selama ini sikenal sebagai sosok ulama kharismatik yang memiliki kontribusi besar dalam kehidupan keagamaan di Kabupaten Probolinggo.

Semasa hidupnya, beliau aktif dalam pembinaan umat dan pernah mengemban amanah sebagai Ketua Umum MUI Kabupaten Probolinggo periode 2010 – 2025, serta menjadi rujukan dalam berbagai persoalan keagamaan.

“Mohon doanya untuk beliau,” Kiai Mudlofir memungkasi. (*)

Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.