Probolinggo– Pasca banjir yang merendam Dusun Bibis, Desa Lemahkembar, Kecamatan Sumberasih, Bupati Probolinggo, Muhammad Haris, Minggu pagi (18/1/26), meninjau lokasi.
Didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan anggota TNI-Polri, Bupati masuk ke rumah-rumah warga terdampak dan berdialog.
Bupati mengatakan bahwa banjir yang terjadi di wilayahnya akhir-akhir ini lebih disebabkan karena faktor cuaca, yakni curah hujan yang cukup tinggi.
Sebagi langkah berkelanjutan, ia meminta seluruh OPD, terutama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk berkolaborasi dengan pemerintah kecamatan dan desa.
“Agar dapat mempercepat proses assesment secara akurat dan mitigasi bencana dengan lebih awal. Meskipun kita tidak bisa mencegah bencana, namun setidaknya bisa meminimalisir efeknya” kata Gus Haris, sapaannya.
Sementara untuk mempercepat proses pembersihan rumah dari lumpur dan sampah, Bupati mengerahkan 2 unit Fire Truck dan 1 unit Water Supply. Dua alat-alat ini dikirim untuk membantu membersihkan rumah-rumah warga.
“Kejadian ini merupakan musibah tahunan namun ini yang terparah, semoga curah hujan semakin membaik. Dengan assement inu, kita dapat memberikan yang terbaik dan meminimalisir dampak serta sebagai langkah antisipasi,” imbuh Gus Haris.
Warga Dusun Bibis, Yunus mengaku, banyak perabotan rumah tangga dan barang elektronik rusak akibat terendam banjir. Saat ini, ia bersama keluarganya sudah mulai melakukan pembersihan.
“Jadi kemarin itu air datang dengan cepat sehingga barang-barang tidak sempat terselamatkan. Semoga ada bantuan dari pemerintah, karena kompor sudah rusak,” harap Yunus.
Diketahui, Sabtu malam (18/1/26), banjir dengan ketinggian hingga 1,5 meter, menerjang Dusun Bibis, Desa Lemahkembar, Kecamatan Sumberasih. Sedikitnya, 65 rumah dengan 150 jiwa terdampak banjir.
Selain di Kecamatan Sumberasih, banjir juga menerjang wilayah lain di 6 kecamatan, yakni Kecamatan Krejengan, Kraksaan, Maron, Besuk, Gading dan Tongas. (*)












