Probolinggo,- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh tim arung jeram Kabupaten Probolinggo pada ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Arung Jeram Jawa Timur 2025 yang digelar di aliran Kali Pekalen, Kabupaten Probolinggo.

Hingga hari ketiga pelaksanaan, tim tuan rumah berhasil mendulang 5 medali emas dan 1 perak, sekaligus menegaskan dominasinya diantara peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Kejurprov yang dimulai sejak Minggu (9/11/2025) dan akan berakhir Rabu (12/11/2025) besok ini, diikuti 34 tim dari 12 kabupaten/kota.

Ajang ini terbagi dalam empat kategori utama, yakni Sprint, Head to Head, Slalom, dan Down River Race (DRR), dengan masing-masing kategori mempertandingkan kelompok putra dan putri, serta pembagian usia Youth, Junior, dan Open (senior).

Ketua FAJI Kabupaten Probolinggo, Mahdi menjelaskan, sebanyak 16 medali emas diperebutkan pada kejuaraan tahun ini. Hingga hari ketiga pelaksanaan, FAJI Kabupaten Probolinggo berhasil mengumpulkan 5 emas dan 1 perak.

Rinciannya, dua emas dan satu perak diperoleh dari kategori Sprint, sementara tiga emas lainnya disumbangkan lewat kategori Head to Head.

“Alhamdulillah, dari empat kategori yang dipertandingkan, kami sudah mengantongi lima emas dan satu perak. Untuk dua kategori lain, yakni Slalom dan Down River Race, kami menargetkan masing-masing tiga emas,” kata Mahdi, Selasa (11/11/25).

Mahdi melanjutkan, salah satu faktor yang membuat timnya percaya diri adalah pemahaman medan sungai yang lebih baik dibandingkan tim-tim lain.

Sebab, aliran Kali Pekalen menurut Mahdi, sudah menjadi tempat latihan rutin para atlet arung jeram asal Kabupaten Probolinggo.

“Kami sangat terbantu karena atlet kami sudah hafal karakter sungai Pekalen. Jadi mereka tahu titik-titik yang berbahaya, arus yang kuat, dan bagian mana yang bisa dimanfaatkan untuk mempercepat waktu,” imbuhnya.

Ketua KONI Kabupaten Probolinggo, Zainul Hasan, turut memberikan apresiasi atas pencapaian sementara tim arung jeram Probolinggo.

Ia menilai, hasil gemilang tersebut menunjukkan perkembangan signifikan dalam pembinaan olahraga air di daerahnya.

“Kami sangat bangga dengan capaian anak-anak kita. Ini hasil kerja keras, latihan panjang, dan dukungan penuh dari berbagai pihak. Saya yakin, Probolinggo bisa menjadi juara umum Kejurprov tahun ini,” ujarnya.

Zainul juga berharap, capaian di level provinsi menjadi batu loncatan menuju Kejurnas Arung Jeram dan membuka peluang bagi atlet Probolinggo untuk tampil di kejuaraan dunia tahun depan.

“Kita ingin mereka tidak berhenti di sini. Setelah Kejurprov, mereka akan kita dorong untuk berprestasi di tingkat nasional, bahkan internasional,” imbuhnya. (*)

Editor: Mohammad S

Advertisement

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.