Pasuruan, – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan pentingnya keseimbangan antara industrialisasi dan kelestarian lingkungan sebagai bagian dari upaya mewujudkan green industry menuju blue industry.

Hal itu disampaikan Khofifah dalam acara Groundbreaking Ceremony of Our New Dyeing and Finishing Facility di PT Coats Rejo Indonesia, Jl. Raya Pleret, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, Rabu (15/10/2025) siang.

Dalam kesempatan itu, Khofifah mengatakan, bahwa upaya menciptakan harmoni antara pembangunan industri dan pelestarian lingkungan bukan hal yang mudah. Namun, Jawa Timur berkomitmen kuat mendukung program nasional Net Zero Emission 2060 melalui penerapan konsep industri hijau yang ramah lingkungan.

“Untuk bisa membangun keseimbangan antara industrialisasi dan lingkungan, itu sesuatu yang tidak sederhana. Jadi kalau ada program nasional Net Zero Emission 2060, itu paling kuat komitmennya bagaimana mewujudkan green industry menuju blue industry. Di sini kita bisa melihat itu,” ujar Khofifah.

Gubernur Khofifah mengapresiasi langkah PT Coats Rejo Indonesia yang telah menerapkan prinsip circular economy dengan teknologi tinggi dalam proses produksinya. Menurutnya, konsep tersebut tidak hanya menghasilkan produk berstandar internasional, tetapi juga mendukung pengelolaan limbah secara efisien.

Advertisement

“Banyak nilai tambah yang bisa dihasilkan dari Coats Rejo Indonesia ini. Ada proses-proses yang mengusung ekonomi sirkuler, di mana recycle-nya diproses dengan high-tech dan menjadi bahan baku berstandar internasional. Lebih dari itu, komitmen yang tinggi juga terlihat dari desain produk yang no waste,” jelasnya.

Selain penerapan teknologi ramah lingkungan, Khofifah juga menyoroti pengembangan energi terbarukan di kawasan industri tersebut, seperti penggunaan solar panel. Ia menyebut inovasi itu tidak hanya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada penciptaan lapangan kerja dan peningkatan devisa melalui ekspor produk.

“Kita bicara pertumbuhan ekonomi, ekspor, dan pembukaan lapangan kerja, itu kebutuhan kita semua. Tapi di luar kontribusi ekonomi, ada juga tanggung jawab sosial dan keberlanjutan lingkungan yang sama pentingnya,” tambahnya.

Khofifah berharap penerapan konsep industri berkelanjutan di PT Coats Rejo Indonesia dapat menjadi inspirasi bagi industri lain di Jawa Timur. Ia menekankan pentingnya keseiringan antara industrialisasi dan keberlanjutan lingkungan sebagai arah pembangunan masa depan.

“Mencapai Net Zero Emission 2060, di sini kita bisa banyak mendapat referensi. Mudah-mudahan ini menjadi contoh bagi industri dan pabrik lain, bahwa kebersihan, efisiensi, dan sustainability bisa berjalan beriringan dalam proses industrialisasi,” tutupnya. (*)

 


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Keyra


Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.