Menu

Mode Gelap
Akhmad Munir Nakhodai PWI Pusat, Bawa Semangat Rekonsiliasi Blarr! Bondet Meledak di Sumber Wetan Kota Probolinggo, Lukai Seorang Pemuda Mencekam! Warga Bakar Gedung Negara Grahadi Surabaya Unjuk Rasa Meluas, Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri dan Panglima TNI Bertindak Tegas Mahasiswa Jember Turun Jalan, Desak Presiden Prabowo Copot Kapolri Berawal dari Bakar Sampah, Warung di Kota Probolinggo Ludes Terbakar

Sosial · 30 Agu 2025 20:32 WIB

Mahasiswa Jember Turun Jalan, Desak Presiden Prabowo Copot Kapolri


					DEMO: Ratusan Mahasiswa unjuk rasa di depan Mapolres Jember meminta Presiden Prabowo mencopot Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: istimewa). Perbesar

DEMO: Ratusan Mahasiswa unjuk rasa di depan Mapolres Jember meminta Presiden Prabowo mencopot Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: istimewa).

Jember,- Gelombang protes atas meninggalnya seorang pengemudi ojek online di Jakarta, Affan Kurniawan (21) meluas, tak terkecuali di Kabupaten Jember.

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Amarah Masyarakat Jember (AMJ) dari berbagai perguruan tinggi turun ke jalan, Sabtu (30/8/25) siang.

Massa menuntut pertanggungjawaban aparat kepolisian atas peristiwa yang menewaskan Affan, usai terlindas kendaraan taktis Brimob saat aksi di Pejompongan, Jakarta Pusat.

Aksi solidaritas ini diawali long march dari Double Way Universitas Jember menuju kantor DPRD, lalu berlanjut ke depan Mapolres Jember.

Massa membawa lima tuntutan, mulai dari pembebasan peserta aksi yang ditahan, pengusutan aparat pelaku kekerasan, evaluasi internal Polri, hingga pencopotan Kapolri Listyo Sigit Prabowo dari jabatannya.

Ketegangan muncul ketika Kapolres Jember, AKBP Bobby Adimas Candra Putra, menolak menandatangani poin tuntutan mengenai pencopotan Kapolri. Bobby menegaskan, hal itu merupakan ranah Presiden, bukan kewenangan kepolisian daerah.

Penolakan tersebut memicu kekecewaan sebagian besar mahasiswa. Sikap Kapolres dinilai sebagai cerminan ketidakberpihakan kepada rakyat.

“Sejak tahun 2021, represivitas aparat semakin menjadi. Kapolri tidak cukup hanya minta maaf, harus mundur. Penolakan poin empat ini menunjukkan keberanian aparat di daerah masih setengah hati,” kecam Koordinator aksi, Abdul Aziz Al-Fazri,

Hingga sore hari, massa terpecah menjadi dua kelompok. Sebagian mengikuti instruksi koordinator untuk mengakhiri aksi, sementara sekitar 200 mahasiswa tetap bertahan di depan Mapolres menuntut agar seluruh poin disepakati tanpa pengecualian.

Penyampaian aspirasi publik ini sempat memanas yang dipicu pelemparan botol plastik ke arah aparat, meski aksi akhirnya tetap terkendali.

“Kami hormat kepada pimpinan. Nota kesepakatan bisa kami tandatangani, namun poin empat harus dicoret.” ucap Kapolres Bobby saat berdiri di atas mobil komando aksi.

Meski berakhir dengan punuh ketegangan, aksi AMJ di Jember disebut sebagai awal dari rangkaian gerakan lanjutan.

Koordinator aksi, Abdul Aziz memastikan, mereka akan kembali turun ke jalan dengan jumlah massa yang lebih besar dalam beberapa hari kedepan. (*)

 


Editor : Mohammad S

Publisher : Keyra


Artikel ini telah dibaca 24 kali

Baca Lainnya

Gerakan Solidaritas untuk Affan Kurniawan, Penegakan Keadilan hingga Salat Ghaib

30 Agustus 2025 - 08:34 WIB

Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan

29 Agustus 2025 - 19:10 WIB

Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan

29 Agustus 2025 - 18:59 WIB

Perbaikan Tuntas, Jalur Krucil – Tambelang Probolinggo Kini Mulus

29 Agustus 2025 - 04:15 WIB

Stadion Bayuangga Bakal jadi Venue Hari Jadi Kota Probolinggo, Askot PSSI dan Suporter Persipro Meradang

28 Agustus 2025 - 17:24 WIB

PKK Kabupaten Pasuruan Ikut Andil dalam Pencegahan Narkoba Bersama BNN

26 Agustus 2025 - 17:31 WIB

Layang-layang Jadi Penyebab Utama Padamnya Listrik PLN di Lumajang

26 Agustus 2025 - 15:07 WIB

Bangunan Liar di Kawasan Pelabuhan Kota Pasuruan Dibongkar Paksa

25 Agustus 2025 - 18:04 WIB

Stok Beras Medium di Jatim Mulai Langka, Begini Kondisinya di Probolinggo

25 Agustus 2025 - 16:01 WIB

Trending di Sosial