Menu

Mode Gelap
Begal Bersenjata Celurit Gasak Motor di Winongan Pasuruan Kabar Gembira! Probolinggo Segera Buka Rute Pelayaran Langsung ke Lombok Gerakan Solidaritas untuk Affan Kurniawan, Penegakan Keadilan hingga Salat Ghaib Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan

Sosial · 24 Mar 2025 14:54 WIB

Viral Pria di Pasuruan Pamer Uang Baru Miliaran Rupiah


					Tangkapan layar video viral. Perbesar

Tangkapan layar video viral.

Pasuruan,- Sebuah video yang memperlihatkan tumpukan uang baru dalam jumlah fantastis beredar luas di media sosial. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok Wildan Uang Baru yang memamerkan uang pecahan baru hingga mencapai miliaran rupiah.

Dalam unggahannya, pria asal Pasuruan itu mengaku sebagai penyedia jasa penukaran uang baru yang beroperasi di berbagai wilayah di Jawa Timur, termasuk Pasuruan, Surabaya dan Malang.

Namun, viralnya video ini menimbulkan pertanyaan warganet terkait asal-usul uang tersebut, mengingat peraturan dari Bank Indonesia membatasi penukaran uang baru maksimal Rp4,3 juta per orang pada Lebaran 2025.

Merespons hal itu, Wildan akhirnya angkat bicara dan menegaskan, bisnis ini sudah ia jalankan secara musiman selama lebih dari lima tahun.

“Sebelumnya saya sudah dikenal soal uang baru ya, usaha ini musiman, ada lima tahun lebih,” kata Wildan melalui akun TikTok-nya.

Ia menjelaskan, uang pecahan baru itu tidak diperoleh dari pihak bank, melainkan dari seseorang yang menawarkannya, termasuk melalui marketplace online seperti Facebook.

“Jadi ada barang, kita ambil. Bukan pakai orang dalam, tidak segitunya lah ya,” ujarnya.

Wildan kembali menegaskan, uang tersebut ia dapatkan dengan cara kulakan dari berbagai tempat sebelum akhirnya dijual kembali.

“Saya hanya kulakan, kalau ada barang murah ya saya ambil. Banyak yang beli ke saya, bukan hanya dari Jawa Timur dan Jawa Tengah, tapi juga dari luar Jawa,” ungkapnya. (*)

 


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Keyra


Artikel ini telah dibaca 187 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Gerakan Solidaritas untuk Affan Kurniawan, Penegakan Keadilan hingga Salat Ghaib

30 Agustus 2025 - 08:34 WIB

Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan

29 Agustus 2025 - 19:10 WIB

Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan

29 Agustus 2025 - 18:59 WIB

Perbaikan Tuntas, Jalur Krucil – Tambelang Probolinggo Kini Mulus

29 Agustus 2025 - 04:15 WIB

Stadion Bayuangga Bakal jadi Venue Hari Jadi Kota Probolinggo, Askot PSSI dan Suporter Persipro Meradang

28 Agustus 2025 - 17:24 WIB

PKK Kabupaten Pasuruan Ikut Andil dalam Pencegahan Narkoba Bersama BNN

26 Agustus 2025 - 17:31 WIB

Layang-layang Jadi Penyebab Utama Padamnya Listrik PLN di Lumajang

26 Agustus 2025 - 15:07 WIB

Bangunan Liar di Kawasan Pelabuhan Kota Pasuruan Dibongkar Paksa

25 Agustus 2025 - 18:04 WIB

Stok Beras Medium di Jatim Mulai Langka, Begini Kondisinya di Probolinggo

25 Agustus 2025 - 16:01 WIB

Trending di Sosial