Menu

Mode Gelap
Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos Modus Jual Beli Mobil Berkedok Kredit, Guru di Lumajang Terjebak Skema Tipu Daya Teman Sendiri Brak! Atap Kelas SMAN 1 Tiris Ambruk saat Jam Pelajaran, Puluhan Siswa Tertimpa Bikin Geger! Ular Piton 3 Meter Masuk ke Rumah Warga di Mayangan Kasus Campak Melonjak di Jember, Pencegahan Terhambat Imunisasi Dongkrak Produksi Pangan, Pemkab Jember Siapkan Pembangunan Irigasi Seluas 78 Hektare

Pemerintahan · 10 Mar 2025 18:37 WIB

Hujan Lebat, Bupati Probolinggo Gus Haris Sidak Kios untuk Atasi Persoalan Pupuk


					SIDAK: Bupati Probolinggo, Gus Haris (tengah) saat sidak pupuk di kios Desa Sentong, Kecamatan Krejengan, Senin (10/3/25) siang. (foto: Moch. Rochim). Perbesar

SIDAK: Bupati Probolinggo, Gus Haris (tengah) saat sidak pupuk di kios Desa Sentong, Kecamatan Krejengan, Senin (10/3/25) siang. (foto: Moch. Rochim).

Probolinggo,- Bupati Probolinggo, Gus dr. Muhammad Haris atau Gus Haris, melakukan inpeksi mendadak (sidak) pupuk di beberapa tempat di wilayah Kecamatan Krejengan, Senin (10/3/25) siang.

Sidak ini dilakukan untuk mengatasi tingginya harga pupuk subsidi, ketersediaan yang terbatas, hingga carut marut distribusinya ke petani di Kabupaten Probolinggo.

Kios milik Suyono di Desa Sentong, Kecamatan Krejengan, menjadi titik pertama lokasi sidak. Gus Haris melihat stok pupuk di toko dan gudang berikut jumlah penjulannya selama ini.

Gus Haris tak sendiri, ia didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Panja Pupuk DPRD Kabupaten Probolinggo.

Setelahnya, Gus Haris menemui sejumlah petani yang kebetulan sedang beraktifitas di sawah. Ia menanyakan persediaan pupuk dan harga beli yang selama ini didapatkan dari kios.

Hujan deras memaksa sidak pupuk di area persawahan berlangsung lebih cepat. Sidak berakhir di kios milik Moenadi di Desa Seboroh, Kecamatan Krejengan.

Gus Haris menjelaskan, sidak tersebut merupakan salah satu upaya pengendalian harga pupuk di Kabupaten Probolinggo. Sidak akan dilakukan terus menerus secara berkala.

“Hari ini kita sidak kios-kios, kita cek persediaannya, kita cek notanya, alhamdullillah aman. Harga yang disampaikan kios juga linier dengan apa yang disampaikan petani, yang kita temui tadi di sawah,” kata Gus Haris.

Pemilik kios, Suyono mengklaim selama ini ia telah menjual pupuk subsidi sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Para pembelinya pun berdasarkan sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

“Pupuk urea bersubsidi kita jual Rp 112.500 per sak, phonska Rp 115.000 per sak, itu sudah sesuai HET. Kalau diluar harga itu, kita tidak berani jual,” aku Suyono. (*)

 

 


Editor : Mohammad S

Publisher : Nuri Maulida


 

Artikel ini telah dibaca 139 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Dongkrak Produksi Pangan, Pemkab Jember Siapkan Pembangunan Irigasi Seluas 78 Hektare

29 Agustus 2025 - 13:52 WIB

Tiga Nama Muncul sebagai Calon PJ Sekda Kota Probolinggo, Siapa Saja?

28 Agustus 2025 - 21:06 WIB

BP Haji Bertransformasi jadi Kementerian, Kemenag Jember Sebut Minim Informasi

28 Agustus 2025 - 20:40 WIB

Demi Jalan Tembus GOR A. Yani, Pemkot dan Pemkab Probolinggo Sepakat Pinjam Pakai Aset

27 Agustus 2025 - 18:48 WIB

Pemkot Probolinggo Usulkan 1.877 Honorer jadi PPPK Paruh Waktu, Tunggu Restu Kemenpan RB

27 Agustus 2025 - 14:34 WIB

Bunda Indah Ingatkan ASN Lumajang untuk Adaptif Hadapi Era Digital

26 Agustus 2025 - 16:51 WIB

Polemik Alihfungsi Gedung Kesenian, Wali Kota Probolinggo Terbuka Dialog dengan Pelaku Seni

26 Agustus 2025 - 07:44 WIB

LSM Diduga Peras Kades di Lumajang, Bupati Tidak Akan Ditoleransi

25 Agustus 2025 - 17:53 WIB

SPPG Lumajang Sasar 3.750 Siswa dan Ibu Hamil, Bupati: Menu Disesuaikan Kebutuhan Gizi

25 Agustus 2025 - 17:30 WIB

Trending di Pemerintahan