Menu

Mode Gelap
Gerakan Solidaritas untuk Affan Kurniawan, Penegakan Keadilan hingga Salat Ghaib Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan Dulu Hanya Makan Sekali Sehari, Kini Siswa SD Ini Bisa Makan Dua Kali Berkat Program MBG

Hukum & Kriminal · 7 Agu 2024 21:37 WIB

Pengakuan Tersangka Pembunuh Janda Muda di Kamar Hotel, Sebut Korban Tersedak Permen


					TERSANGKA: Dedi Susanto saat diamankan di Mapolres Probolinggo Kota. (foto: Hafiz Rozani). Perbesar

TERSANGKA: Dedi Susanto saat diamankan di Mapolres Probolinggo Kota. (foto: Hafiz Rozani).

Probolinggo,- Polres Probolinggo Kota akhirnya menetapkan Dedi Susanto sebagai tersangka pembunuhan terhadap Maryam pada Minggu malam (4/8/24). Meski sudah ditetapkan tersangka, Dedi Susanto mengelak ia telah membunuh Maryam.

Hal tersebut disampaikan oleh Dedi Maryam saat diperiksa di ruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Probolinggo Kota.

Dedi mengaku, korban merupakan istri mudanya yang ia nikahi secara siri.

Sebelum ditemukan meninggal, Dedi bersama Maryam check in di hotel di Kecamatan Tongas mulai pukul 10.00 WIB.

“Sebelum meninggal sekitar pujul 15.30 WIB, korban mengalami kejang karena tersedak permen yang dimakannya. Kemudian saya sempat memberi pertolongan dengan menekan-nekan dada sama perut sampai korban lemas dan tak bergerak lagi,” ujar Dedi.

Dedi mengungkapkan, karena takut dan panik, ia kemudian meninggalkan korban di dalam kamar. Setelah itu ia mendatangi Kepala Desa Pohsangit Ngisor untuk memberi tahu bahwa korban sudah meninggal.

Selain itu, selama sekitar lima jam di dalam kamar hotel, pelaku dan korban melakukan hubungan badan sebanyak tiga kali, serta mengobrol.

“Jadi setahu saya korban ini meninggal karena tersedak saat makan permen, karena sebelum check in, Maryam membeli dua jenis permen,” Dedi menambahkan.

Diberitakan sebelumnya, seorang perempuan ditemukan tewas di salah satu kamar hotel di Kecamatan Tongas pada Minggu malam (4/8/24).

Setelah dilakukan olah TKP, jenazah Maryam, warga Desa Pohsangit Tengah dibawa ke kamar mayat RSUD dr. Mohamad Saleh.

Kemudian pada Senin (5/8/24), Tim Forensik RS Bhayangkara Kediri, Polda Jawa Timur, bersama Polres Probolinggo Kota melalukan autopsi terhadap jenazah korban.

Hasilnya ditemukan dua tanda luka lebam di leher dan kepala korban, yang diyakini akibat tindak kejahatan. (*)

 


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Nuri Maulida


 

Artikel ini telah dibaca 151 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

29 Agustus 2025 - 17:30 WIB

Modus Jual Beli Mobil Berkedok Kredit, Guru di Lumajang Terjebak Skema Tipu Daya Teman Sendiri

29 Agustus 2025 - 15:54 WIB

Tiga Truk Kayu Lolos dari Hutan, Ilegal Logging Diduga Sudah Berulang

29 Agustus 2025 - 08:48 WIB

Janji Bebaskan Tahanan, Tiga Preman Ngaku Polisi Ditangkap

28 Agustus 2025 - 15:39 WIB

Polisi Bongkar Peredaran Uang Palsu di Jember, Dua Orang Ditahan

27 Agustus 2025 - 20:57 WIB

Tragis! Dua Nelayan di Jember Tenggelamkan Kerabat ke Sungai Hingga Tewas

27 Agustus 2025 - 18:15 WIB

Satu Terpidana Penanaman Ganja di Lumajang Dipindahkan ke Lapas Kelas l Surabaya

27 Agustus 2025 - 16:01 WIB

Berkedok COD-an, Maling Motor asal Kuripan Bonyok Dihajar Warga

27 Agustus 2025 - 04:32 WIB

Hilang Sejak Maret, Motor Warga Bojonegoro yang Dipinjam Anak Punk Kini Kembali

26 Agustus 2025 - 19:07 WIB

Trending di Hukum & Kriminal