Menu

Mode Gelap
Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan Dulu Hanya Makan Sekali Sehari, Kini Siswa SD Ini Bisa Makan Dua Kali Berkat Program MBG Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

Pemerintahan · 15 Feb 2023 18:28 WIB

BPK Audit Laporan Keuangan Pemkab Probolinggo, Lhooo?


					Kantor Bupati Probolinggo di Jl. Panglima Sudirman, Kota Kraksaan. (foto: dok) Perbesar

Kantor Bupati Probolinggo di Jl. Panglima Sudirman, Kota Kraksaan. (foto: dok)

Probolinggo,- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) mulai mengaudit Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.

Perwakilan BPK tersebut kabarnya ditemui oleh Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo HA. Timbul Prihanjoko, pada Selasa (14/2/2023).

Hal tersebut dibenarkan Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Probolinggo Yulius Cristian. Pemeriksaan tersebut dilakukan bukan karena adanya persoalan keuangan di lingkungan pemkab setempat. Namun, pemeriksaan ini memang rutin dilakukan setiap tahunnya.

“Audit ini bukan karena ada masalah, tapi rutin setiap tahun. Semua OPD ataupun lembaga, pasti diaudit, ini bukan hanya di Probolinggo, di daerah lain juga sama, diaudit juga,” katanya, Rabu (15/2/2023).

Ia melanjutkan, audit ini merupakan audit tahap pertama, dan setidaknya akan dilakukan selama beberapa hari ke depan. Yang diaudit ialah Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemerintah Kabupaten Probolinggo secara garis besar.

“Ini pendahuluan, seumpama Maret selesai audit ini. Sebulan kemudian biasanya BPK itu datang lagi untuk audit yang lebih rinci,” katanya.

Yulius pun menyebut, dalam audit ini, semua OPD di lingkungan pemkab setempat akan bersifat kooperatif dan akan memberikan data-data yang dibutuhkan oleh BPK. Hal ini demi menjaga transprasansi pemerintah dalam mengelola keuangan daerah.

“Selama bertahun-tahun kami selalu kooperatif, tidak pernah kami bersikap sebaliknya. Dan sejauh ini baik-baik saja,” ujarnya.(*)

Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: Zainul Hasan R.

Artikel ini telah dibaca 103 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan

29 Agustus 2025 - 20:51 WIB

Dongkrak Produksi Pangan, Pemkab Jember Siapkan Pembangunan Irigasi Seluas 78 Hektare

29 Agustus 2025 - 13:52 WIB

Tiga Nama Muncul sebagai Calon PJ Sekda Kota Probolinggo, Siapa Saja?

28 Agustus 2025 - 21:06 WIB

BP Haji Bertransformasi jadi Kementerian, Kemenag Jember Sebut Minim Informasi

28 Agustus 2025 - 20:40 WIB

Demi Jalan Tembus GOR A. Yani, Pemkot dan Pemkab Probolinggo Sepakat Pinjam Pakai Aset

27 Agustus 2025 - 18:48 WIB

Pemkot Probolinggo Usulkan 1.877 Honorer jadi PPPK Paruh Waktu, Tunggu Restu Kemenpan RB

27 Agustus 2025 - 14:34 WIB

Bunda Indah Ingatkan ASN Lumajang untuk Adaptif Hadapi Era Digital

26 Agustus 2025 - 16:51 WIB

Polemik Alihfungsi Gedung Kesenian, Wali Kota Probolinggo Terbuka Dialog dengan Pelaku Seni

26 Agustus 2025 - 07:44 WIB

LSM Diduga Peras Kades di Lumajang, Bupati Tidak Akan Ditoleransi

25 Agustus 2025 - 17:53 WIB

Trending di Pemerintahan