Pasuruan, – Aksi pencurian dengan kekerasan (curas) yang tergolong sadis terjadi di wilayah hukum Polres Pasuruan. Seorang ibu rumah tangga di Kecamatan Winongan menjadi korban keganasan dua orang pelaku bersenjata tajam yang menyatroni rumahnya saat dini hari.
Peristiwa mencekam ini menimpa Hunaina (30), warga Dusun Sumber Telur, Desa Kedungrejo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, Senin (6/4/2026) sekira pukul 02.30 WIB. Saat kejadian, korban diketahui tengah terlelap bersama buah hatinya di dalam kamar.
Kapolsek Winongan, AKP Nanang Abidin menjelaskan bahwa pelaku yang berjumlah dua orang diduga masuk ke dalam rumah dengan cara mencongkel jendela samping.
“Pelaku kemudian masuk dan menggasak uang tunai serta barang berharga milik korban yang ada di ruang tamu dan kamar,” ujar AKP Nanang saat dikonfirmasi, Kamis (9/4/2026).
Aksi penjarahan itu awalnya berjalan mulus tanpa disadari korban. Namun, situasi berubah mencekam ketika salah satu pelaku dengan nekat berusaha melepas anting yang melekat di telinga korban secara paksa. Sontak, korban terbangun dan berusaha melakukan perlawanan.
Melihat korbannya melawan, pelaku yang kalap lantas mengayunkan senjata tajam jenis parang ke arah korban. Tak hanya menderita luka bacok di punggung, daun telinga kanan korban juga robek akibat tarikan paksa perhiasan oleh pelaku.
“Korban sempat melawan, namun pelaku memukul korban menggunakan sajam jenis wedung (parang) hingga luka di punggung. Telinga kanan korban juga robek karena antingnya ditarik paksa,” imbuh kapolsek.
Puas menguras harta benda korban, kedua pelaku langsung melarikan diri melalui pintu belakang. Korban yang bersimbah darah kemudian berteriak histeris meminta tolong hingga mengundang kedatangan warga sekitar. Oleh warga, korban langsung dilarikan ke RSUD Grati untuk mendapatkan perawatan medis.
Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp40 juta. Kerugian tersebut meliputi uang tunai, dua unit telepon genggam (smartphone), serta sembilan macam perhiasan emas.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran intensif terhadap kedua pelaku yang identitasnya masih dalam penyelidikan.
“Petugas sudah melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti. Kami juga berkoordinasi dengan Tim Opsnal Satreskrim Polres Pasuruan serta menyisir rekaman CCTV di sekitar lokasi guna memburu pelaku,” pungkas Nanang. (*)













