Lumajang, – Arus kendaraan menuju Kabupaten Lumajang meningkat signifikan selama masa libur Lebaran. Lonjakan ini dipicu tingginya minat wisatawan yang berkunjung ke berbagai destinasi wisata di wilayah tersebut.

Kepadatan arus lalu lintas terlihat di jalur nasional kawasan Kecamatan Ranuyoso yang menjadi pintu masuk utama menuju Lumajang dari arah Probolinggo. Sejak pagi hingga siang hari, kendaraan tampak mengular panjang dan hanya bisa bergerak merayap.

Kondisi tersebut diperparah oleh aktivitas Pasar Tumpah yang berada di kawasan tersebut. Ratusan warga memadati area pasar untuk berbelanja kebutuhan harian maupun oleh-oleh khas Lumajang. Bahkan, aktivitas jual beli meluber hingga ke badan jalan.

Selain itu, keberadaan pedagang yang berjualan di bahu jalan turut mempersempit ruang kendaraan yang melintas, sehingga memperlambat arus lalu lintas.

Salah satu pedagang, Dimun mengaku, memilih berjualan di pinggir jalan karena lebih cepat menarik pembeli, terutama dari kalangan pemudik yang melintas.

“Kalau jualan di pinggir jalan lebih cepat laku dibandingkan di dalam pasar,” katanya, Rabu (25/3/2026).

Sementara itu, petugas pasar Ahmad Husain mengatakan, arus lalu lintas di kawasan tersebut masih tetap bergerak meski dalam kondisi padat.

Namun, ia mengimbau para pengendara untuk mengantisipasi kemacetan dengan memilih jalur alternatif, terutama saat melintasi kawasan pasar tumpah.

“Kami imbau pengendara untuk mencari jalur lain agar tidak terjebak di titik-titik kepadatan,” ucapnya.

Diketahui, Lumajang menjadi salah satu tujuan wisata favorit saat libur Lebaran. Kondisi ini membuat volume kendaraan di jalur utama menuju kawasan wisata terus meningkat.

Petugas memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada H+7 Lebaran. Masyarakat diimbau untuk mengatur waktu perjalanan dan tetap berhati-hati saat melintas di jalur yang padat kendaraan. (*)

Editor: Ikhsan Mahmudi

Advertisement

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.