Probolinggo,- Kerusakan infrastruktur jalan terlihat di sepanjang ruas jalan raya Jabung – Pasar Senin, Kabupaten Probolinggo. Kerusakan diduga terjadi seiring intensitas hujan yang cukup tinggi beberapa bulan terakhir.

Pengguna jalan mengeluhkan kondisi jalan yang mayoritas berada di wilayah Kecamatan Besuk ini. Bahkan anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, Khairul Anam, ikut merasa terusik.

Anam menilai, kerusakan jalan berupa permukaan aspal yang mengelupas dan sebagian berlubang, amat disayangkan. Meski begitu, ia mengakui bahwa titik kerusakan relatif berkurang dibandingkan musim hujan sebelumnya.

Menurut Anam, perbaikan infrastruktur jalan harus menjadi prioritas pemerintah daerah, terutama pada jalur yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat. Jalur tersebut setiap hari dilalui pedagang yang berangkat ke pasar dan tempat kerja sejak dini hari.

“Bagaimana pedagang mau berangkat ke Pasar Besuk jam satu atau dua dini hari kalau jalannya rusak dan masih gelap. Ini menyangkut aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Anam, Minggu (15/3/26).

Ia menyinggung kondisi jalan di sekitar kawasan pendidikan, termasuk akses menuju Pondok Pesantren Bahrul Ulum di Desa Besuk Kidul. Saat hujan turun, lubang di badan jalan kerap tertutup genangan air sehingga membahayakan pengendara, khususnya pelajar yang menggunakan sepeda motor.

“Kalau hujan, lubangnya tidak terlihat. Anak-anak yang berangkat sekolah bisa tersandung lubang. Kasihan mereka,” kata politisi asal Desa Randujalak, Kecamatan Besuk ini.

Anam mengakui bahwa pemerintah daerah saat ini memang menghadapi keterbatasan anggaran di tengah kebijakan efisiensi. Namun menurutnya, pembangunan infrastruktur dasar tetap harus disusun berdasarkan skala prioritas yang menyentuh kebutuhan masyarakat luas.

Ia menyebut, panjang jalan kabupaten yang masih membutuhkan perbaikan di Kabupaten Probolinggo diperkirakan mencapai sekitar 230 kilometer. Karena itu, ia berharap pemerintah daerah dapat memfokuskan pembangunan pada ruas-ruas yang menjadi jalur utama aktivitas ekonomi warga.

“Jalan, penerangan, akses listrik, dan air merupakan kebijakan utama yang mendukung perekonomian masyarakat. Kalau jalannya bagus dan terang, aktivitas ekonomi juga berjalan lancar,” beber Anam.

Selain kondisi jalan yang berlubang, minimnya penerangan jalan umum juga menjadi perhatiannya. Sejumlah ruas jalan di wilayah tersebut masih gelap pada malam hingga dini hari. “Tentu ini meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan,” tukasnya.

Hingga berita ini ditulis, sekitar pukul 22.00 WIB, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kabupaten Probolinggo, mengenai sistem pemeliharaan maupun rencana perbaikan jalan di wilayah Kecamatan Besuk ini. (*)

Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.