Jember,- Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, menyebabkan gudang pengering tembakau rusak dan terbawa angin hingga menimpa rumah warga di Desa Tanjungrejo, Jumat (6/3/26) sore.
Gudang pengering tembakau milik Supriadi (58) yang terbuat dari anyaman bambu dengan atap welit tersebut, tidak mampu menahan terpaan angin kencang.
Bangunan itu kemudian terangkat dan terbang hingga menimpa atap rumah warga yang berada tidak jauh dari lokasi kandang ayam miliknya.
Kapolsek Wuluhan Iptu Handoko Dardhak Saputro, mengatakan, pihaknya langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan kejadian.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati area bangunan yang roboh demi menghindari potensi bahaya.
“Kami meminta masyarakat untuk berhati-hati dan tidak mendekat ke lokasi karena bangunan yang roboh masih berada di atas atap rumah,” ujarnya, Sabtu (7/3/2026).
Warga bersama perangkat desa, polisi, dan TNI bergotong royong membersihkan material bangunan yang berserakan di lokasi kejadian.
Menurut Handoko, pihak kepolisian juga telah menghubungi petugas piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) untuk membantu proses penanganan lebih lanjut.
Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan berbagai pihak agar penanganan bisa berjalan cepat.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut menyebabkan kerugian materiil yang cukup besar.
Kerusakan pada gudang pengering tembakau diperkirakan mencapai sekitar Rp35 juta, sedangkan kerusakan rumah warga ditaksir sekitar Rp40 juta.
Polsek Wuluhan juga telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, serta pemerintah desa setempat untuk penanganan lanjutan.
“Kami juga sudah berkoordinasi dengan Kepala Desa Tanjungrejo serta relawan kebencanaan untuk langkah penanganan berikutnya,” jelasnya.
Selain di Desa Tanjungrejo, dampak hujan deras dan angin kencang juga dilaporkan terjadi di sejumlah titik lain di Kecamatan Wuluhan.
Beberapa gudang pengering tembakau mengalami kerusakan, sementara di Desa Kesilir sejumlah rumah warga dilaporkan turut terdampak akibat cuaca ekstrem. (*)












