Pasuruan – Nasib apes menimpa Hj Muzammah, pemilik Toko AV Barokah di Desa Plintahan, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.
Berniat menambah stok dagangan yang sedang kosong, ia justru tertipu sales gadungan. Bukannya minyak goreng, lima kardus yang dibelinya ternyata berisi batako.
Kejadian ini mendadak viral di media sosial setelah direkam oleh pembeli yang berada di lokasi. Rekaman video amatir memperlihatkan kekecewaan saat kardus yang seharusnya berisi minyak goreng kemasan, ternyata hanya berisi tumpukan material bangunan.
Hj Muzammah menceritakan, peristiwa bermula saat seorang sales datang menawarkan minyak goreng. Karena stok di tokonya memang sedang habis dan barang tersebut sulit didapat di pasaran, ia langsung menyetujui tawaran pelaku tanpa rasa curiga.
“Kebetulan saya itu kehabisan stok minyak, ada sales menawarkan minyak saya mau karena butuh. Saya bilang iya sudah bawa ke sini. Tidak langsung saya buka, kok seandainya dibuka (saat itu) ketahuan kalau itu isi batako,” ujar Hj Muzammah saat ditemui di tokonya, Rabu (25/2/2026).
Muzammah menambahkan, saat kejadian dirinya sedang sibuk melayani pelanggan lain. Namun, pelaku terus mendesak agar uang pembayaran segera diselesaikan dengan alasan ingin melanjutkan pekerjaan di tempat lain.
“Setelah melayani orang belanja, dia (sales) bilang minta didahulukan (pembayarannya). Saya maklum, sales itu kan kalau terlalu lama di sini saya kasihan dia harus kerja lagi. Setelah saya kasih uang, dia keluar,” lanjutnya.
Kebohongan sales tersebut baru terungkap sesaat setelah pelaku pergi meninggalkan toko. Saat itulah, Muzammah meminta karyawannya untuk membongkar lima kardus minyak itu guna keperluan pajangan di rak.
“Setelah itu karyawan saya suruh buka, saya suruh menata karena kosong semua stoknya untuk display. Saat dibuka ternyata lima kardus itu isinya batako. Pelanggan-pelanggan langsung video, langsung viral itu,” pungkas Muzammah.
Meski merasa dirugikan secara materi, Muzammah memilih untuk tidak melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian. Ia berharap video yang viral tersebut bisa menjadi peringatan keras bagi pemilik toko lain agar lebih waspada dan selalu mengecek isi barang secara teliti sebelum sales meninggalkan lokasi. (*)












