Probolinggo,– Progres perpanjangan rute Kereta Commuter Line Surabaya–Pasuruan (Supas) hingga ke Probolinggo saat ini masih terus berlangsung di Kementerian Perhubungan.
Jika sesuai jadwal, Kereta Commuter Line Supas akan mulai beroperasi pada 1 Maret 2026 dengan kapasitas 636 penumpang.
Public Relation Manager KAI Commuter, Leza Arlan. Ia memastikan, perpanjangan rute Kereta Commuter Line Supas saat ini masih menunggu proses perizinan lintas pelayanan dan izin operasi dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.
“Izin tersebut mencakup penetapan waktu perpanjangan layanan kereta commuter line ini. Namun, pada Maret 2026 direncanakan akan ada peresmian secara langsung oleh Wali Kota Probolinggo bersama stakeholder terkait,” kata Leza, Kamis (19/2/26).
Leza menambahkan, usulan jadwal perpanjangan Commuter Line Supas dari Stasiun Probolinggo menyediakan dua waktu keberangkatan, yakni pukul 04.10 WIB dan 21.22 WIB.
Sementara itu, jadwal kedatangan kereta dari Surabaya ke Stasiun Probolinggo juga tersedia dalam dua waktu, yakni pukul 03.45 WIB dan 20.57 WIB.
“Jika melihat jadwal reguler kereta commuter ini, setiap harinya terdapat empat kali keberangkatan. Namun, dua jadwal keberangkatan hanya sampai Stasiun Pasuruan,” ujar Leza.
Dalam satu trainset atau rangkaian, kereta terdiri dari tujuh unit, yakni enam kereta penumpang dan satu kereta pembangkit.
Satu kereta penumpang berkapasitas 106 orang, sehingga secara total Kereta Commuter Line Supas dapat menampung hingga 636 penumpang.
Untuk tarif, saat ini masih dalam tahap pembahasan oleh KAI Commuter dan Kementerian Perhubungan. Namun, sesuai usulan, tarif perjalanan dari Probolinggo ke Surabaya maupun arah sebaliknya sebesar Rp8 ribu.
“Ketika sudah resmi beroperasi, tiket dapat dipesan H-7 sebelum keberangkatan, berbeda dengan kereta jarak jauh yang tiketnya bisa dipesan sejak H-30 sebelum keberangkatan,” Leza memungkasi. (*)












