Probolinggo,- Dampak musim hujan, sejumlah ruas jalan di Kota Probolinggo mengalami kerusakan. Proses tambal sulam pun dilakukan untuk menghindari kerusakan lebih luas.
Ada beberapa ruas jalan di Kota Probolinggo yang rusak dan berlubang. Diantaranya Jalan Sunan Ampel dan Jalan Brantas dengan kerusakan bervariasi.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR PKP) Kota Probolinggo, Setyorini Sayekti mengklaim, pihaknya telah melakukan perbaikan dengan sistem tambal sulam.
“Jadi upaya kami melakukan tambal sulam, karena keterbatasan anggaran serta masih terjadinya musim hujan,” kata Setyorini, Rabu (17/2/26).
Ia menjelaskan, beberala ruas jalan yang telak dilakukan tambal sulam yakni Jalan Brantas, Jalan Ki Hajar Dewantara, Jalan Pahlawan, hingga ke Jalan Cokroaminoto.
Menurutnya, sejumlah jalan rusak karena memang banyak ruas jalan yang tidak memiliki drainase. Alhasil saat hujan turun, air menggenang dan sehingga merusak jalan.
Tambal sulam yang dilakukan Dinas PUPR PKP Kota Probolinggo, jelas Setyorini, dengan menggunakan anggaran induk tahun 2025 sebesar Rp300 Juta.
“Nantinya ruas jalan yang rusak tersebut akan kita lakukan perbaikan permanen satu paket dengan drainasenya, yang akan menggunakan anggaran APBD 2026,” imbuhnya. (*)











