Probolinggo,- Pencarian balita hilang, Muhammad Arsyad Arrazi (2), warga Dusun Polai, Desa Sumendi, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, akhirnya dihentikan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief mengatakan, tim gabungan telah memutuskan bahwa pencarian korban dihentikan, dengan beberapa pertimbangan.

“Sejak awal korban dilaporkan hilang sampai hari ini, kami telah melakukan pencarian mulai sungai hingga laut. Namun hingga hari terakhir pencarian, korban tidak ditemukan,” kata Oemar, Sabtu (7/2/26).

Oemar mengatakan, pihaknya bersama sejumlah pihak telah ke rumah duka, dan menyampaikan bahwa pencarian telah maksimal, namun segala upaya belum membuahkan hasil.

Pihak keluarga, klaim Oemar sudah menerima. Namun disisi lain, pihak keluarga tidak terlalu yakin jika korban jatuh ke sungai karena tidak ada saksi yang melihat.

“Kemarin petugas gabungan melakukan pencarian ke laut, dengan jarak 7 kilometer baik ke barat atau ke timur, namun tetap tidak ada hasil,” imbuhnya.

Ia menambahakan, meskipun telah dihentikan, pihaknya tetap menghimbau kepada nelayan jika melihat tanda-tanda keberadaan korban untuk melapor,” imbuh Oemar.

Camat Tongas, Rochmad Widiarto menegaskan, pihaknya bersama BPBD Kabupaten Probolinggo, telah mendatangi rumah duka dan menyampaikan belasungkawa serta permohonan maaf karena belum bisa menemukan korban.

“Ini merupakan hari terakhir pencarian, dan tadi saat berkunjung ke rumah duka, keluarga sudah menerima dan pasrah,” tut

ur Rochmad. (*)

Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.