Lumajang, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang telah membuka seleksi calon Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lumajang.
Menariknya, proses penjaringan pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut disambut antusias oleh para profesional berpengalaman dari berbagai latar belakang.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati mengungkapkan, hingga penutupan pendaftaran, tercatat delapan orang mendaftar sebagai calon Direktur PDAM Lumajang.
Para pendaftar, kata bupati, memiliki rekam jejak mumpuni, mulai dari kalangan pengusaha hingga mantan pimpinan BUMD air minum di daerah lain.
“Kemarin saya cek ke Kepala Bagian Ekonomi, sudah ada delapan pendaftar. Dan luar biasa, delapan pendaftar ini kece-kece, keren. Ada pengusaha yang punya beberapa pabrik dan usaha, ada Direktur Kebun Binatang Surabaya yang masih aktif, juga ada mantan Direktur PDAM Jember yang baru selesai masa tugasnya,” katanya, Selasa (27/1/2026).
Menurutnya, tingginya kualitas pelamar menunjukkan PDAM Lumajang memiliki daya tarik tersendiri bagi para profesional. Hal ini sekaligus menjadi peluang besar bagi pemerintah daerah untuk menghadirkan sosok pemimpin yang mampu membawa PDAM Lumajang lebih maju dan profesional.
Seleksi Direktur PDAM Lumajang dilakukan sebagai tindak lanjut dari terbitnya Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) terbaru yang mengatur jumlah direksi berdasarkan skala pelanggan. Dalam regulasi tersebut, PDAM Lumajang dikategorikan sebagai perusahaan dengan skala pelanggan kecil, sehingga hanya diperbolehkan memiliki satu orang direktur.
Seiring dengan kebijakan tersebut, dua direktur PDAM Lumajang sebelumnya yakni, Direktur Utama dan Direktur Keuangan, secara resmi mengajukan pengunduran diri kepada Bupati Lumajang.
Ia menyampaikan, dirinya akan memimpin langsung tahapan wawancara calon direktur. Ia memastikan proses seleksi dilakukan secara terbuka dan objektif dengan mempertimbangkan kompetensi, pengalaman, serta integritas para kandidat. Untuk diketahui, pendaftaran calon direktur PDAM, saat ini sudah ditutup.
“Saya akan pimpin sendiri wawancaranya. Ini amanah besar, karena direktur PDAM harus mampu mengelola perusahaan sekaligus memastikan layanan air bersih kepada masyarakat tetap optimal,” katanya. (*)












