Lumajang, – Beredar video dan unggahan di media sosial TikTok yang menyebutkan adanya peristiwa helikopter jatuh saat kunjungan ke lokasi bencana Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang. Informasi tersebut disertai keterangan yang tidak jelas dan memicu beragam spekulasi di kalangan warganet.

Di kolom komentar unggahan tersebut, sejumlah pengguna media sosial mempertanyakan kebenaran informasi dengan menuliskan komentar seperti kejadian di mana? dan yang mana ini?

Bahkan ada yang menyebutkan lokasi kejadian berada di luar negeri tanpa menyertakan sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.

Menanggapi informasi tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Lumajang, Mustaqim mengatakan, informasi helikopter jatuh di Lumajang tidak benar alias hoaks.

“Kami pastikan tidak ada kejadian helikopter jatuh di Kabupaten Lumajang, khususnya yang dikaitkan dengan kunjungan penanganan bencana Gunung Semeru,” kata Mustaqim saat dikonfirmasi, Senin (19/1/2026).

Mustaqim menjelaskan, hingga saat ini tidak terdapat laporan resmi dari pemerintah daerah, TNI, Polri, maupun lembaga kebencanaan terkait insiden kecelakaan helikopter di wilayah Lumajang. Seluruh aktivitas kunjungan ke kawasan terdampak bencana selalu dilaksanakan dengan pengamanan serta prosedur keselamatan yang ketat.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar di media sosial tanpa kejelasan waktu, lokasi, dan sumber yang valid.

“Komentar di media sosial bukan sumber informasi resmi. Jika ragu, sebaiknya cek kebenarannya melalui kanal resmi pemerintah atau media yang terpercaya,” ujarnya.

Untuk itu, ia mengajak masyarakat untuk bijak bermedia sosial dan tidak ikut menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Saring sebelum sharing agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” pungkasnya. (*)

Editor: Ikhsan Mahmudi

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.