Pasuruan, – Pencarian terhadap El Barra Zavian Mavendra, balita laki-laki berusia 1,5 tahun yang dilaporkan hilang dari rumahnya di Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, berakhir tragis.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di pesisir Pantai Panggungrejo pada Minggu (4/1/2026) pagi, setelah sebelumnya hanyut terbawa arus Sungai Gembong.

Peristiwa memilukan ini bermula pada Sabtu (3/1/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Berdasarkan keterangan ibu korban, Farha Wildatul Warha (18), kejadian berlangsung saat ia hendak mengambilkan makanan untuk sang anak.

Korban yang awalnya berada di area rumah tiba-tiba menghilang saat sang ibu kembali dari dalam rumah.

Diduga, balita tersebut keluar melalui pintu depan yang terbuka dan berjalan menuju aliran Sungai Gembong yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari kediamannya.

Meski tidak ada saksi mata yang melihat langsung korban terjatuh, posisi rumah yang dekat dengan bibir sungai membuat Unit Reskrim Polsek Purworejo segera berkoordinasi dengan Pol Airud dan BPBD untuk melakukan penyisiran.

Plh Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaidi, mengonfirmasi bahwa setelah dilakukan upaya pencarian intensif sejak Sabtu sore, titik terang baru diperoleh pada Minggu pagi saat seorang nelayan setempat menemukan jenazah korban.

“Sekitar pukul 07.30 WIB, saksi atas nama Saiful menemukan jenazah seorang anak laki-laki di perairan pesisir Pantai Panggungrejo. Selanjutnya, tim gabungan dari Polairud, Basarnas, dan BPBD melakukan proses evakuasi. Berdasarkan hasil identifikasi, dipastikan jenazah tersebut adalah El Barra Zavian Mavendra,” ujar Junaidi.

Saat ditemukan, korban masih mengenakan pakaian lengkap berupa setelan baju dan celana warna putih dengan kombinasi garis merah biru. Tim Inafis Polres Pasuruan Kota yang tiba di lokasi langsung melakukan identifikasi sebelum mengevakuasi korban ke RSUD Soedarsono.

​”Korban ditemukan cukup jauh dari titik awal dilaporkan hilang. Setelah dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke RSUD dr. R. Soedarsono, Kota Pasuruan. Saat ini kasus tersebut masih dalam penanganan Unit Inafis Polres Pasuruan Kota,” pungkas Junaidi. (*)

Editor: Ikhsan Mahmudi

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.