Jember,- Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Jember terlibat langsung dalam upaya pemulihan kondisi psikologis anak-anak korban banjir di Kota Medan, Sumatera Utara.
Pendampingan tersebut dilakukan melalui kegiatan Psychosocial Support Service (PSS) yang digelar di Masjid Al-Husna dan Al-Mahri, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun, Sabtu (3/1/26).
Salah satu relawan yang tergabung dalam tim PSS adalah Kabid Pelayanan Markas PMI Jember, Elvana Kusdijanto.
Bersama relawan dari berbagai daerah, tim fokus memberikan dukungan psikososial bagi anak-anak yang terdampak langsung bencana banjir.
Sebanyak 28 anak mengikuti kegiatan pendampingan tersebut. Anak-anak diajak mengikuti berbagai aktivitas rekreatif dan edukatif yang dirancang untuk membantu mengurangi rasa cemas serta trauma akibat bencana.
Materi mitigasi bencana disampaikan dengan metode bermain, bercerita, dan aktivitas ekspresif agar mudah dipahami oleh anak-anak.
Pendekatan ini dilakukan untuk menanamkan pemahaman dasar tentang kesiapsiagaan bencana, sekaligus membangun kembali rasa aman dan percaya diri anak pascabencana.
“Kami fokus pada pemulihan mental anak-anak agar mereka tidak terus dibayangi ketakutan. Edukasi disampaikan dengan cara bermain dan bercerita supaya mereka lebih rileks dan nyaman,” kata Elvana.
Ia menjelaskan, pendampingan psikososial ini penting agar anak-anak dapat kembali beraktivitas secara normal, termasuk kembali bersekolah tanpa rasa trauma yang berlebihan.
“Harapannya anak-anak kembali semangat belajar dan tidak terus mengingat kejadian banjir,” ujarnya.
Selain kegiatan PSS, PMI juga memberikan layanan kesehatan gratis bagi warga dewasa di lokasi terdampak.
Pemeriksaan dilakukan oleh tenaga medis dan relawan KSR PMI yang memiliki latar belakang kesehatan.
Layanan kesehatan tersebut difokuskan pada pencegahan penyakit yang kerap muncul pascabencana, seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), diare, penyakit kulit, serta demam berdarah. (*)












