Probolinggo,- Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Cabang Kota Kraksaan sukses menggelar Festival Da’i Muda 2025 di Graha Kedaton Maron, Sabtu (30/8/25). Festival ini menjadi puncak rangkaian seleksi tingkat MWCNU yang telah berlangsung sepanjang Agustus.
Sebanyak 26 finalis tampil dalam babak grand final setelah sebelumnya mengikuti karantina dan pembekalan di Hotel Kampung Kita. Dua peserta terpaksa absen, masing-masing karena sakit dan permasalahan domisili.
Mereka adalah hasil seleksi ketat dari 14 MWCNU se-Kota Kraksaan yang sejak awal Agustus mengirimkan kader terbaiknya untuk tampil di ajang perdana ini.
Ketua PC LDNU Kota Kraksaan, Nun Hassan Ahsan Malik menyebut, untuk memastikan bahwa para pemenang merupakan kader terbaik, pihaknya pun mendatangkan 2 orang juri profesional dan kompeten.
Keduanya adalah Fathul Qodir dan Ahmad Mahsusi asal Surabaya. Dua juri ini memilih enam peserta terbaik, masing-masing tiga putra dan tiga putri.
“Para finalis ini tidak hanya berhenti di panggung ini. Mereka akan kami kawal untuk tampil di berbagai majelis dakwah di Probolinggo, juga dalam event rutin Pemkab Probolinggo ‘Bersholawat Mengetuk Pintu Langit’,” tuturnya.
“Bahkan, kami dorong agar mereka bisa berkompetisi di ajang-ajang yang lebih tinggi hingga tingkat nasional,” ujar Nun Alex, sapaan Nun Hassan Ahsan Malik menambahkan.
Menurutnya, Festival Da’i Muda tahun ini mengusung slogan ‘Berani dan Siap Berjuang’. Slogan ini menjadi simbol keberanian generasi muda NU untuk tampil di masyarakat sekaligus kesiapan mereka berjuang membumikan syariat Islam dan menegakkan akhlak mulia.
Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Kraksaan, H. Muzammil mengapresiasi kegiatan ini. Dalam sambutannya, ia menyebut festival ini sebagai momentum penting di akhir masa khidmat kepengurusan.
“Mungkin ini menjadi agenda terakhir dalam periode lima tahun ini, sebelum konferensi digelar. Atas nama PCNU, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada LDNU atas kerja kerasnya dalam mencetak kader dakwah muda yang penuh semangat,” ungkapnya.
Adapun enam orang yang menjadi pemenang Festival Da’i Muda 2025 ini adalah:
Kategori Putra
Juara 1 : Muqorrobin (MWC NU Pajarakan)
Juara 2 : Muhammad Firdan Maulana (MWC NU Gending)
Juara 3 : Muhammad Samsul Falah (MWC NU Krucil)
Kategori Putri
Juara 1 : Fatimah (MWC NU Krejengan)
Juara 2 : Nur Nabila (MWC NU Gending)
Juara 3 : Sasa Nola Tsaira (MWC NU Pajarakan)
Bagi LDNU Kota Kraksaan, Festival Da’i Muda 2025 bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan wadah regenerasi untuk menyiapkan kader dakwah yang tangguh, visioner, dan siap mengabdi untuk umat. (*)
Editor: Mohammad S
Publisher: Keyra