Menu

Mode Gelap
Empat Jam Terjepit Kendaraan, Korban Laka Maut di Probolinggo Akhirnya Dievakuasi Pemkab Probolinggo Luncurkan Sae Law Care, Program Hukum bagi Birokrat Cegah Korupsi, Pemkab Probolinggo Deklarasi Perluasan Pembangunan Zona Integritas Bekukan Dana Nasabah, Pemkab Probolinggo Awasi KSU Cakrawala Kraksaan DPRD Kabupaten Pasuruan Soroti Insiden Peluru Nyasar yang Lukai Warga di Lekok Kasus Ladang Ganja di Lereng Semeru, Dua Terdakwa Divonis 20 Tahun dan Denda Rp1 Miliar

Sosial · 26 Mei 2025 17:49 WIB

KAI dan Pemkot Tertibkan PKL di Sekitar Stasiun Pasuruan


					Proses penertiban pedagang kaki lima di kawasan Stasiun Pasuruan. Perbesar

Proses penertiban pedagang kaki lima di kawasan Stasiun Pasuruan.

Pasuruan, – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember bersama Pemerintah Kota Pasuruan melakukan penataan dan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di sekitar kawasan Stasiun Pasuruan, khususnya pada area akses masuk dan trotoar yang selama ini dimanfaatkan untuk berdagang, Senin (26/5/2025).

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara KAI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pasuruan, kepolisian, dan TNI. Langkah ini diambil guna menciptakan kawasan stasiun yang tertib, nyaman, dan layak bagi seluruh pengguna jasa kereta api.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro menyatakan, bahwa proses penertiban telah diawali dengan sosialisasi kepada para pedagang sejak 15 Mei 2025.

Selain itu, KAI juga telah mengirimkan surat peringatan agar para pedagang mengosongkan area tersebut secara mandiri sebelum dilakukan tindakan penertiban.

“Kami mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Penataan ini bertujuan mengembalikan fungsi trotoar dan akses stasiun demi kenyamanan bersama. Kami mendapat dukungan penuh dari Pemkot Pasuruan,” ujar Cahyo.

Penataan ini dinilai penting mengingat peningkatan signifikan jumlah penumpang di Stasiun Pasuruan. Data KAI menunjukkan, sebanyak 53.637 penumpang naik dari stasiun tersebut pada 2023, dan meningkat menjadi 62.395 pada 2024. Sementara pada Januari hingga Mei 2025, tercatat 25.616 penumpang, naik 2% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

“Penataan kawasan stasiun yang baik akan menciptakan citra positif bagi kota ini sebagai gerbang transportasi publik yang bersih, aman, dan manusiawi,” tambah Cahyo.

Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo atau akrab disapa Mas Adi, menegaskan, bahwa penertiban ini merupakan langkah untuk mewujudkan keadilan dan kenyamanan bagi semua warga kota.

“Ini demi keadilan bagi semua, baik pedagang, pengguna transportasi publik, maupun masyarakat umum. Proses ini dilakukan dengan niat baik dan telah melalui tahapan sosialisasi,” ujar Mas Adi.

Mas Adi juga meminta dukungan seluruh warga agar bersama-sama menciptakan lingkungan kota yang nyaman dan tertib. Ia turut memimpin apel dan mengikuti langsung proses penertiban yang melibatkan tim gabungan dari TNI, Polri, perangkat daerah, dan PT KAI.

“Kami tidak hanya menertibkan, tetapi juga menyediakan solusi. Lokasi alternatif untuk berdagang sudah kami siapkan. Pemerintah hadir memberikan jalan keluar,” pungkasnya. (*)

 


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Keyra


Artikel ini telah dibaca 95 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Ketegangan Memuncak, DPRD Lumajang dan Warga Kalibanter Siap Blokade Jalan

26 Mei 2025 - 15:20 WIB

FPTI Kota Probolinggo Diminta Tidak Panik, Tata Ulang GOR A. Yani Baru Sebatas Rencana

21 Mei 2025 - 08:27 WIB

Minta Perhatian Pemerintah, Ribuan Pengemudi Ojek Online Berunjuk Rasa di Jember

20 Mei 2025 - 20:56 WIB

Jembatan Harapan: Perjuangan Peternak Dusun Sumberjeding Sebrangi Sungai Deras Demi Masa Depan

20 Mei 2025 - 09:30 WIB

Pembongkaran Fasilitas Atlet FPTI Kota Probolinggo Picu Polemik, DPRD Turun Tangan

19 Mei 2025 - 18:27 WIB

Car Free Day Kraksaan Dituding Hambat Ambulans, Kades dan Pedagang Pasang Badan

18 Mei 2025 - 22:03 WIB

Dusun Sumberlangsep Lumajang Terisolasi Pasca Banjir Lahar Semeru, Warga Terpaksa Berbelanja di Tengah Sungai

14 Mei 2025 - 20:06 WIB

Normalisasi Jalur Lahar di Lumajang: Bukti Sinergi Pelaku Usaha dan Masyarakat Hadapi Bencana

14 Mei 2025 - 15:58 WIB

Jalur Piket Lumajang Sudah Bisa Dilewati Roda Empat

13 Mei 2025 - 10:26 WIB

Trending di Sosial