Menu

Mode Gelap
Mahasiswa Jember Turun Jalan, Desak Presiden Prabowo Copot Kapolri Berawal dari Bakar Sampah, Warung di Kota Probolinggo Ludes Terbakar Begal Bersenjata Celurit Gasak Motor di Winongan Pasuruan Kabar Gembira! Probolinggo Segera Buka Rute Pelayaran Langsung ke Lombok Gerakan Solidaritas untuk Affan Kurniawan, Penegakan Keadilan hingga Salat Ghaib Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan

Peristiwa · 25 Mei 2025 13:45 WIB

Hujan Deras Guyur Pasuruan, Atap Sekolah Dasar Ambruk


					Kondisi ruang kelas SDN Petung III yang atapnya ambruk. Perbesar

Kondisi ruang kelas SDN Petung III yang atapnya ambruk.

Pasuruan, – Atap bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Petung III di Dusun Tegalsari, Desa Petung, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan ambruk akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Sabtu (24/5/2025) malam. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Warga setempat, Edi Santoso mengatakan, bahwa ambruknya atap sekolah terjadi pada Minggu (25/5/2025) sekitar pukul 04.20 WIB, tepat saat waktu salat subuh. Ia mendengar suara keras dari arah sekolah yang berada tak jauh dari rumahnya.

“Pas salam itu ada suara keras. Saya cek, ternyata atap SD ini ambruk,” ujar Edi.

Ia pun segera melaporkan kejadian tersebut kepada kepala sekolah dan kepala desa setempat. Berdasarkan kesaksiannya, hujan deras terjadi sejak selepas salat Isya, sekitar pukul 19.30 WIB, hingga tengah malam.

“Hujannya deras sekali, habis Isya sampai kira-kira jam dua belas malam,” tambahnya.

Karena kejadian berlangsung dini hari sebelum jam sekolah, tidak ada aktivitas belajar mengajar saat insiden terjadi.

“Untung kejadiannya malam, sehingga tidak ada korban,” katanya.

Pantauan di lokasi menunjukkan, dua ruang kelas terdampak cukup parah akibat ambruknya atap. Kedua ruang itu berada dalam satu struktur bangunan yang sama. Bahkan, reruntuhan genteng juga mengenai atap dapur rumah warga yang berada di belakang sekolah.

Kepala SDN Petung III, Anisah menyampaikan, bahwa ruang kelas yang ambruk adalah kelas 4 dan kelas 5. Meski begitu, kegiatan belajar tetap berlangsung.

“Besok siswa tetap masuk. Kelas 6 ujian praktik, jadi kelas 5 kami pindahkan ke ruang kelas 6, sedangkan kelas 4 sementara belajar di gedung TPQ depan sekolah,” kata Anisah.

Ia berharap pemerintah segera memberikan perhatian terhadap kondisi tersebut.

“Harapan saya, pemerintah segera menindaklanjuti dan memperbaiki gedung ini agar kegiatan belajar mengajar bisa kembali normal dan aman untuk siswa,” pungkasnya. (*)

 


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Keyra


Artikel ini telah dibaca 108 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Berawal dari Bakar Sampah, Warung di Kota Probolinggo Ludes Terbakar

30 Agustus 2025 - 20:05 WIB

Pedagang Terdampak Kebakaran Pasar Baru Pandaan Akan Direlokasi

29 Agustus 2025 - 17:38 WIB

Brak! Atap Kelas SMAN 1 Tiris Ambruk saat Jam Pelajaran, Puluhan Siswa Tertimpa

29 Agustus 2025 - 15:45 WIB

Bikin Geger! Ular Piton 3 Meter Masuk ke Rumah Warga di Mayangan

29 Agustus 2025 - 14:59 WIB

Kebakaran Landa Pasar Baru Pandaan, Puluhan Lapak Terbakar

29 Agustus 2025 - 04:45 WIB

Truk Muat 10 Ton Beras Tergelincir ke Sungai Bondoyudo Lumajang

28 Agustus 2025 - 18:33 WIB

DPO Curanmor Korban Ledakan Bondet di Pasrepan Meninggal Dunia

27 Agustus 2025 - 16:18 WIB

Gudang Mebel di Pasuruan Hangus, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta

26 Agustus 2025 - 14:52 WIB

Bakar-bakar Sampah Hanguskan Kandang, 4 Ekor Kambing Mati Terpanggang

24 Agustus 2025 - 19:37 WIB

Trending di Peristiwa