Menu

Mode Gelap
Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan Dulu Hanya Makan Sekali Sehari, Kini Siswa SD Ini Bisa Makan Dua Kali Berkat Program MBG Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

Lingkungan · 22 Mar 2025 15:04 WIB

Cuaca Ekstrim, Warga Jember di Kawasan Rawan Bencana Diminta Waspada


					MITIGASI: BPBD Jember saat melakukan asesmen dan salurkan bantuan terhadap warga terdampak longsor di Kelurahan/Kecamatan Kaliwates. (foto: M. Abd. Rozak Mubarok). Perbesar

MITIGASI: BPBD Jember saat melakukan asesmen dan salurkan bantuan terhadap warga terdampak longsor di Kelurahan/Kecamatan Kaliwates. (foto: M. Abd. Rozak Mubarok).

Jember,- Hujan deras yang melanda Jember dalam beberapa hari terakhir telah menimbulkan bencana tanah longsor di Kelurahan/Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, pada Kamis (20/3/25) sore lalu.

Satu bangunan rumah milik warga bernama Mukhlis ambruk akibat kondisi tanah yang tidak stabil. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut.

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Widodo Julianto, menjelaskan bahwa longsor itu disebabkan oleh struktur tanah yang rapuh dan posisi rumah yang dekat dengan aliran sungai.

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, warga di sekitar diminta untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya longsor susulan.

“Kondisi tanah di kawasan itu sangat berisiko, terutama saat hujan deras. Kami sudah menyalurkan bantuan berupa terpal dan sembako kepada keluarga yang terdampak. Rumah ini dihuni oleh dua orang, dan mereka selamat,” ungkap Widodo, Sabtu (22/3/25).

BPBD Jember, klaim Widodo, terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan Dinas Pengairan setempat untuk penanganan lebih lanjut.

Warga juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama karena cuaca buruk masih berpotensi terjadi di wilayah Jember.

“Masyarakat di daerah rawan bencana harus selalu siap dan berhati-hati. Kami tidak bisa memprediksi kapan bencana bisa datang lagi,” pungkasnya. (*)

 


Editor : Mohammad S

Publisher : Keyra


Artikel ini telah dibaca 91 kali

Baca Lainnya

Perkuat Jalur Gumitir, Pemasangan Beronjong di Tikungan Khokap Dikebut

27 Agustus 2025 - 03:35 WIB

Cuaca Ekstrem, BPBD Lumajang Ingatkan Hindari Kawasan Rawan Longsor dan Banjir

21 Agustus 2025 - 20:20 WIB

TRC dan Loader Dikerahkan, BPBD Lumajang Buka Akses Jalan Tertimbun Longsor

20 Agustus 2025 - 14:16 WIB

Jelang Perayaan HUT Kemerdekaan RI, Warga Protes Kerusakan Hutan di Kawasan Proyek Tol Probowangi

16 Agustus 2025 - 19:55 WIB

Ingat! Mulai 10 Agustus 2025, Pasar Minggu Kota Probolinggo Pindah ke Jalan Suroyo

8 Agustus 2025 - 19:52 WIB

Portal Jalan Tambakrejo–Lumbang Ditata Ulang, Mobil Damkar Jadi Tolak Ukur

2 Agustus 2025 - 18:04 WIB

Jalur Lumajang-Malang via Piket Nol Tertutup Longsor di Enam Titik

31 Juli 2025 - 19:36 WIB

Cuaca Ekstrem, BPBD Lumajang Imbau Penambang Waspada Banjir di Aliran Sungai Semeru

31 Juli 2025 - 16:05 WIB

Bakal Dipercantik, Alun-alun Kota Probolinggo Ditutup 5 Bulan

30 Juli 2025 - 16:31 WIB

Trending di Lingkungan